Terbaru yang terjadi pada Rabu (11/2/2026), dimana banjir menerjang empat dusun di Desa Andamui Kecamatan Ciwaru. Ketinggian air sendiri mulai dari 30 cm hingga 1 meter. Total ada 110 rumah terendam di Dusun Kliwon, Pahing, Puhun dan Wage.
Menurut Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, banjir terjadi pada Rabu pukul 18.00 WIB karena hujan deras air meluap ke permukiman. Pada insiden ini tidak ada korban jiwa, namun menyebabkan rumah sedang dan ringan.
"Di Dusun Kliwon ada 35 rumah terendam, 2 unit mengalami rusak ringan atas nama Wasma (55) yang di huni 1 KK 1 jiwa. Sedangkan rumah kedua milik Cermin (53) ditempati 1 KK tiga jiwa," ujar mantan Subang itu, Rabu malam.
Sementara di Dusun Pahing ada 35 rumah dengan 1 rumah mengalami rusak sedang atas nama Dastim (60) yang dihuni 2 KK, 5 jiwa. Karena mengalami rusak penghuni harus mengungsi ke rumah saudaranya tapi tidak jauh dari TKP.
Selanjutnya jumlah yang terendam di Dusun Puhun 25 rumah dan Dusun Wage 15 ada rumah. Total yang mengalami kerusakan 1 rusak sedang dan 2 unit rusak ringan.
"Pembersihan material lumpur sudah dilakukan oleh aparat dan masyarakat. Kami mengimbau kepada semua masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam menghadapi musim hujan serta segera melaporkan apabila ada kejadian," pungkasnya.(azam/foto BPBD)

Posting Komentar untuk "Sungai Cijurai Meluap lagi, Satu Desa di Kuningan Diterjang Banjir, 110 Rumah Terendam"