Loading...

Jalan Berlubang di Kaduagung Nyaris Makan Korban



KUNINGAN OKE- Jalan desa penghubung yang ramai dilintasi warga dan kerap jadi jalur alternatif saat ada aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kuningan ini sudah lama rusak parah, namun belum mendapat perbaikan dari pihak terkait.

Jalan desa yang menghubungkan Desa Kaduagung dengan Desa Sindangsari, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, kondisinya rusak parah. Lubang besar dan dalam tersebar hampir di sepanjang jalan, bahkan ke arah sebaliknya menuju Desa Kertaungaran kondisinya tidak jauh berbeda. Hanya tersisa sedikit bagian yang masih mulus.

Padahal jalan ini termasuk ramai. Selain dipakai warga sehari-hari, jalan ini juga jadi favorit untuk memotong jalan, dan sering dijadikan jalur alternatif ketika ada demonstrasi di depan Gedung DPRD Kuningan, yang belakangan cukup sering terjadi. Artinya, dampak dari jalan rusak ini bukan cuma dirasakan warga sekitar saja.

Nyaris Celaka Saat Berangkat ke Kampus

Salah satu yang merasakan langsung dampaknya adalah H, mahasiswa asal Desa Kertaungaran yang setiap hari aktif menggunakan jalan ini untuk berangkat dan pulang kuliah. Pada Kamis, 18 Juni 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, saat hendak berangkat ke kampus, ia hampir mengalami kecelakaan akibat jalan yang rusak dan sempit untuk dilewati dua kendaraan bersamaan.

“Waktu itu saya mau berangkat ke kampus, dari arah berlawanan ada pengendara motor yang mengambil jalur saya karena menghindari lubang, tapi dia tidak mengurangi kecepatan. Saya sudah coba mengalah, tapi dia tetap mengambil jalan saya. Padahal saya juga sedang terburu-buru saat itu,” cerita H.

Menurutnya, kejadian seperti ini bukan kebetulan semata. Lubang-lubang di jalan memaksa pengendara dari dua arah berebut sedikit ruang yang masih mulus, sehingga risiko serempetan atau kecelakaan jadi makin besar kalau jalan ini tidak segera diperbaiki.

Sudah Lama Rusak, Belum Ada Perbaikan

Ternyata kerusakan jalan ini bukan hal baru. Menurut Ibu O, warga Desa Kertaungaran yang juga aktif melintas tiap hari, jalan ini sudah rusak lebih dari dua tahun, bahkan bisa lebih lama lagi. Awalnya lubang yang muncul cuma sedikit dan kecil-kecil. Tapi karena dibiarkan terus tanpa diperbaiki, lama-lama lubangnya melebar dan jalan jadi rusak parah seperti sekarang.

“Jalan tersebut sudah rusak sekitar lebih dari dua tahun terakhir, bahkan bisa lebih lama lagi. Memang lubangnya awalnya hanya sedikit dan ukurannya kecil-kecil, tapi karena semakin dibiarkan dan tidak kunjung diperbaiki, jadi jalannya rusak parah. Memang ada yang masih utuh, tapi hanya sebagian kecil saja,” kata Ibu O.

Kerusakannya memanjang dari Desa Kaduagung sampai Desa Sindangsari. Sementara di arah sebaliknya, jalan yang sama menjadi penghubung ke Desa Kertaungaran. Jadi praktis, jalan ini tiap hari dilewati warga dari beberapa desa sekaligus.

Saat hujan, masalahnya makin parah. Lubang yang dalam jadi tergenang air, sehingga pengendara susah menebak seberapa dalam lubangnya sebelum benar-benar melintas.

Sampai sekarang belum ada perbaikan berarti, baik dari pemerintah desa maupun dinas terkait di kabupaten. Padahal jalan ini cukup vital, apalagi saat ada demo di DPRD dan kendaraan dialihkan lewat sini. Hal ini juga diamini oleh Bapak S, warga Desa Kaduagung yang tinggal tidak jauh dari ruas jalan tersebut.

“Jalan ini ramai terus dilewati, apalagi kalau ada demo di depan DPRD, banyak kendaraan dialihkan lewat sini. Tapi kondisinya begini, rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki,” ujar Bapak S.

Warga Berharap Segera Ada Tindakan

Warga di sekitar berharap pemerintah desa atau Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan mau turun tangan, seperti yang sudah dilakukan di beberapa ruas jalan rusak lain di Kuningan setelah ramai dibahas publik. Bagi mereka, keselamatan pengguna jalan seharusnya jadi yang utama, mengingat yang lewat di sini bukan cuma orang dewasa, tapi juga pelajar dan mahasiswa yang setiap hari bolak-balik melewati jalan ini.

Sampai tulisan ini dibuat, belum ada tanggapan dari pemerintah Desa Kaduagung atau Dinas PUTR Kuningan soal kapan jalan ini akan diperbaiki. (*)

Penulis : Irna Hendriyani

Mahasiswa PBSI Uniku

Posting Komentar untuk "Jalan Berlubang di Kaduagung Nyaris Makan Korban"