Loading...

Lebaran, Makanan Khas Laris

 

KUNINGAN- Liburan lebaran membawa berkah bagi semua pelaku usaha mulai pengusaha travel hingga  makanan tradisional. Diantara makanan khas yang dijual  hucap yang paling banyak diburu oleh para perantau yang mudik ke Kuningan.

Encum, salah satu penjual yang berada disamping Pos Polisi Taman Kota mengaku selama liburan lebaran omset penjualan meningkat tiga kali lipat. Untuk mengantisipasi  pembeli agar tidak mengantri ia menyediakan tempat disamping warungnya.

 “Seperti ini kalau lebaran pembeli terus berdatang saya sampai kewalahan melayani pembeli, ,” ujar ibu paruh baya yang menamakan merek hucap dengan nama Mirasa kepada  Minggu  (12/9/2010).

Diterangkan, dalam sehari hucap yang dijual Rp6.000/porsi ini selama liburan bisa terjual ratusan porsi. Saking banyak pembeli bumbu dan kupat yang disediakan dalam waktu sekejap langsung habis.

“Untuk mengantisipasi habisnya bumbu hucap saya sampai membuat di warung begitu juga untuk kupat persedian lebih diperbanyak,” sebutnya. 

Encum mengatakan, biasanya dalam sehari bisa menghabiskan kupat sebanyak 200 biji tapi selama liburan lebaran bisa menghabiskan tiga kali  atau 600 kupat. Untuk bumbu kacang sendiri menghabiskan beberapa baskom.

Dikatakan, hucap adalah singkatan dari tahu dan kecap,  makanan ini sama dengan kupat tahu ataupun ketoprak. Namun yang membedakan hucap dengan lainnya adalah hucap hanyalah campuran kupat, tahu goreng ditambah bumbu kacang lalu ditaburi sedikit bawang goreng.

“Yang datang untuk mencicipi makanan ini datang dari berbagai segmen mulai para pejabat bahkan artis ibu kota pun pernah mencicipi,” ujarnya.  

Menurut dia, pada saat liburan seperti ini yang datang membeli hucap bukan warga perantau saja namun banyak juga dari Cirebon dan Majalengka. Ditambahkan, makanan khas ini sekarang banyak ditampilkan di pesta-pesta pernikahan terbukti dengan  tidak pernah sepinya pesanan. 

Apa yang dikatakan Encum memang benar pembeli yang datang bukan hanya dari lokal tapi juga pendatang. Seperti salah satu konsumen bernama Rina warga Jakarta yang ditemui Radar mengakui sengaja membeli hucap karena sudah lama tidak mencicipi makanan ini.

Foto Agus mustawan  : Penjual hucap panen selama lebaran.

       

Posting Komentar untuk "Lebaran, Makanan Khas Laris"