Loading...

Lumpur Mirip Lapindo Muncul di Ciniru

KUNINGAN- Warga Desa Ciniru Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan sudah tiga hari ini dibuat resah. Penyebabnya, adalah munculnya semburan mirip lumpur Lapindo di Dusun Ciuyah, lokasinya tepat berada ditengah sawah yang terjadi pada Sabtu (27/11/2010) malam sekitar jam 21.10 WIB.

Yang membuat masyarakat sekitar resah adalah semburan lumpur tersebut makin hari makin besar. Bahkan kalau airnya tidak diarahkan ke selokan air tersebut bakal menuju permukiman warga, terlebih posisi semburan lumpur berada diatas.

Kepala Desa Ciniru Din Samsudin menuturkan, proses munculnya lumpur tersebut terjadi padi Sabtu malam, diawali dengan ledakan keras. Kontan saja ledakan keras tersebut membangungkan Hilman (60) yang posisi rumahnya paling dekat dengan sumber munculnya lumpur.

Tanpa pikir panjang kata Din, Hilman menuju sumber suara tersebut ternyata setelah dilihat ada semburan lumpur dibeberapa lubang. Takut terjadi sesuatu hal yang tidak diingginkan sambung dia, Hilman melapor kepada dirinya.

“Karena posisi rumah saya berdekatan usai di telepon saya menuju lokasi disertai pamong desa lain berikut juga kepala dusun dan warga sekitar,” tutur kades yang biasa dipanggil Ujang ini , Selasa (30/11/2010) malam di lokasi munculnya lumpur.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan kata dia,  malam itu semua pamong desa dan warga menjaga secara bergantian mengalirkan lumpur tersebut ke arah yang lebih aman. 

Menurutnya, sumber munculnya lumpur berdekatan dengan lokasi Ciuyah yang merupakan peninggana jaman dulu berupa semburan air dengan rasa asin (uyah, (Bahasa Sunda-red ).


“Yang membuat kami heran adalah posisi sumburan lumpur baru berada tiga meter diatas Ciuyah. Logikanya tidak mungkin air dari bawah mengalir keatas,” sebutnya yang dibenarkan oleh Kaur Ekbang Rusmadi dan Kaur Pemerintahn Edi Suharyadi.

Menurut Ujang yang membuatnya lebih heran adalah bau belerang yang ditimbulkan dari dua lubang tersebut  lebih menyengat dari Ciuyah. Agar lebih aman maka pada hari Senin pihaknya segera melaporkan penemuan tersebut ke Dinas SDAP.

“Kalau kami tidak segera melapor takut terjadi seperti Lapindo. Apabila pihak terkait sudah menangani kan lebih tenang,” ucapnya.

Din mengatakan, pada hari itu juga dari pihak SDAP langsung memantau ke lokasi untuk mengecek keberadaan semburan tersebut. Menurutnya dari pihak SDAP, yang memantua berlangsung selama dua hari berturut-turut atau hingga Selasa.

“Apapun lumpur tersebut kami ingin tempat itu aman agar masyarakat lebih tenang,” tandasnya.

Sementara itu hingga Selasa malam warga setempat bergilir menjaga lumpur tersebur agar airnya dialirkan kebawah atau bersatu dengan lokasi Ciuyah. Sedikitnya ada delapan orang  warga yang menjaga lokasi tersebut. 

Sekedar informasi adanya semburan lumpur ini bukan hanya masyarakat Desa Ciniru namun seluruh warga Kecamatan Ciniru jadi ikut panik. Karena takut terjadi peristiwa seperti di Sidoarjo yang menenggelamkan ribuan rumah.(mus)     

Foto agus mustawan: Lumpur mirip Lapindo muncul di Ciniru. Tampak seorang warga mengalirkan semburan lumpur agar tidak mengalir ke permukiman warga. 

    

   

Posting Komentar untuk "Lumpur Mirip Lapindo Muncul di Ciniru"