Kunjungan itu bermula dari laporan Dewi Anggraeni Firdaus, S.E., S.Pd., Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, yang menyampaikan kondisi rumah tersebut agar segera mendapat perhatian. Tanpa menunda, Bupati memilih melihat langsung situasi di lapangan.
Sesampainya di lokasi, suasana terasa haru, Bupati menyapa Ibu Iing beserta keluarganya, lalu mendengarkan cerita tentang rumah peninggalan almarhum suaminya. Rumah itu dihuni empat anggota keluarga yang harus berhati-hati setiap kali hujan turun. Beberapa bagian rumah bahkan sudah tidak digunakan untuk tidur karena khawatir roboh.
Saat memasuki bagian dalam rumah, kerusakan terlihat jelas atap berlubang, dinding mulai miring, dan kamar mandi yang kerap bocor. Ibu Iing bercerita bahwa setiap hujan datang, rasa cemas selalu menyertai.
Melihat kondisi tersebut, Bupati langsung memastikan bantuan perbaikan akan segera dilakukan, dimulai dari penggantian atap dan penambahan tinggi bangunan.
“Atapnya kita ganti supaya keluarga bisa lebih tenang dan tidak khawatir saat hujan,” ujar Bupati dengan nada menenangkan.
Di sela peninjauan, Bupati juga menanyakan keseharian Ibu Iing yang bekerja sebagai buruh cuci dan setrika demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ia turut berbincang dengan warga sekitar dan perangkat desa untuk memastikan dukungan lingkungan terhadap keluarga tersebut.
Momen hangat terjadi saat Bupati berbincang dengan anggota keluarga Rena, siswi kelas satu SMK. Ketika ditanya cita-citanya, Rena dengan percaya diri menjawab ingin menjadi pengusaha. Bupati pun tersenyum dan mendoakan agar impian itu tercapai.
Bupati menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik rumah, tetapi juga upaya menghadirkan rasa aman dan ketenangan bagi keluarga Ibu Iing.
Dewi yang mendampingi kunjungan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah. “Terima kasih atas perhatian Pak Bupati yang hadir langsung melihat kondisi rumah Bu Iing. Semoga kepedulian ini membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tuturnya, didampingi juga Kepala Desa Linggasana, Henni.
Langkah ini menjadi gambaran komitmen Bupati Dian peduli pada warganya, bahwa di balik setiap rumah sederhana, ada cerita yang layak diperjuangkan, dan harapan yang perlu dijaga.

Posting Komentar untuk "Bupati Dian Sambangi Rumah Buruh Cuci dan Setrika yang Nyaris Roboh"