Loading...

Resmi Dibuka Orang Nomor Satu Kuningan, Bupati Cup 2026 Tanpa APBD Dimulai

  


KUNINGAN OKE- Bupati Cup Kuningan 2026 yang merupakan turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kabupaten Kuningan resmi dibuka oleh Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar.  Pembukaan turnamen kali kedua era Bupati Dian dipusatkan di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Sabtu (1/18/2026) siang.

Acara dimulai dengan kirab dari tiap peserta yang berjumlah 32 kecamatan. Dibanding tahun lalu, turnaman tahun ini lebih meriah karena ada kirab  dari tiap peserta dan dipusatkan di stadion penuh sejarah bagi warga Kuningan serta dihadiri ribuan orang.

Selain Bupati Dian, pada acara pembukaan hadir pula, Wabup  Kuningan Tuti Andriani, Sekda Kuningan U Kusmana, unsur Forkompimda. Lalu, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna, dan Ketua PSSI Kuningan Beni.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Ayep Setiawan, S.IP., menyampaikan bahwa Bupati Cup 2026 menjadi penyelenggaraan kedua sebagai bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memajukan olahraga, khususnya sepak bola.

Ia menjelaskan, turnamen ini bertujuan mempererat silaturahmi antarpeserta, meningkatkan prestasi olahraga, menjaring bibit-bibit atlet berbakat, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan.

“Bupati Cup bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda dari desa dan kecamatan yang diharapkan mampu berkiprah hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Turnamen diikuti oleh 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan dan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Agustus hingga 1 September 2026, dengan pertandingan yang tersebar di empat wilayah, yakni Kecamatan Cigandamekar, Kadugede, Ciawigebang, dan Garawangi.

Ayep juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup 2026 tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan didukung oleh sponsor, donatur, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Kuningan.

Ditempat yang sama, , Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan untuk menentukan pemenang, tetapi menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

“Sepak bola adalah sekolah kehidupan. Di lapangan kita belajar disiplin, kerja sama, ketangguhan, dan menghormati lawan. Karakter-karakter itulah yang sesungguhnya menjadi kemenangan terbesar,” katanya.

Bupati mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kemenangan yang diraih dengan kejujuran akan jauh lebih mulia daripada kemenangan yang diperoleh dengan mengabaikan fair play. Hormati keputusan wasit, hormati lawan, hormati penonton, dan tunjukkan bahwa masyarakat Kuningan adalah masyarakat yang dewasa dalam berolahraga,” pesannya.

Menurutnya, Bupati Cup harus menjadi panggung pembinaan atlet muda yang mampu memperkuat Persatuan Sepak Bola Indonesia Kuningan (Pesik) di masa mendatang. Ia mengapresiasi capaian Pesik Kuningan yang telah menembus Liga 3 Nasional dan berharap prestasi tersebut dapat terus meningkat.

“Saya berharap dari turnamen ini lahir talenta-talenta muda yang bisa memperkuat Pesik. Ke depan saya ingin Kuningan menjadi kiblat sepak bola Jawa Barat wilayah timur. Kita pernah mencatat sejarah sebagai runner-up Porda Jawa Barat, dan prestasi itu harus bisa kita ulang bahkan ditingkatkan,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, PSSI Kabupaten Kuningan, para sponsor, perangkat pertandingan, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta seluruh camat yang telah mendukung keikutsertaan tim dari masing-masing kecamatan.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan parade defile kontingen dari 32 kecamatan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi khusus kepada Kecamatan Maleber yang dinilai tampil paling menarik dalam defile pembukaan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Dian secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Kabupaten Kuningan Tahun 2026.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Bupati Cup Kabupaten Kuningan Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dimulai. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan raihlah prestasi terbaik,” pungkasnya

Sekadar informasi, laga babak 32 besar Bupati Cup Kuningan 2026 digelar mulai tanggal 2 Agustus. Ada dua venue yakni di Lapangan Timbang Luhur Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar dan Lapangan Ciawilor.

Di satu tempat itu digelar masing-masing empat laga. Laga digelar mulai pukul 08.00 WIB. Di Timbang Luhur Desa Timbang Kecamatan Cigandameka, duel dibuka oleh  Lebakwangi Vs Kramatmulya Pukul 08.00 WIB.

Selanjutnya, Ciniru Vs Cilebak Pukul 10.00 WIB , Darma Vs Cibeureum Pukul 13.00 WIB dan  Hantara Vs Cidahu Pukul 15.00 WIB. Sedangkan di Ciawilor ada laga  Sindangagung Vs Mandirancan Pukul 08.00 WIB. 

Kemudian,  Garawangi Vs Cigandamekar Pukul 10.00 WIB  Japara Vs Karangkancana Pukul 13.00 WIB,  Cibingbin Vs Cilimus Pukul 15.00 WIB. 

Sementara pada tanggal 8 Agustus ada duel juara bertahan tim Kecamatan Luragaung melawan Kecamatan Pancalang akan digelar di Lapangan Desa Kramatwangi Kecamatan Garawangi pada Minggu (8/8/2026).

Di lapangan tersebut juga digelar tiga laga lainnya yakni  Kuningan Vs Kadugede, Cimahi Vs Cigugur. Lalu, Sindangagung Vs Mandirancan.

Menurut Ketua Panpel Bupati Cup Kuningan 2026, Bung Adon, selain digelar di di Lapangan Desa Kramatwangi,  Lapangan Kadugede Kecamatan Kadugede. Lalu, Lapangan Ciawilor Kecamatan Ciawigebang dan lapangan Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar.

"Babak 32 besar digelar  Minggu tanggal 2 Agustus dan Sabtu 8 Agustus. Disatu titik digelar empat pertandingan dari mulai pukul 08.00 WIB," ujar Adon lagi.

Pada helatan Bupati Cup  Kuningan 2026 ada beberapa regulasi yakni setiap tim maksimal bisa mendaftarkan 23 pemain dan minimal 17 orang. Lalu, pemain kelahiran   1 Januari 2006-31 31 Desember 2009 (tanpa pemain senior/joker 17 tahun -20 tahun

Panpel memperbolehkan pemain U-16 1 Jnauari 2010-31 Desember 2010 sebanyak empat pemain. Untuk pemain semua harus berasal dari kecamatan setempa.

Selanjutnya untuk durasi pertandingan selama 70 menit yang dibagi  dua babak yakni masing-masing 35 menit. Sedangkan waktu jeda  hanya 10 menit, yang dihitung dari babak pertama berakhir sampai peluit babak kedua.(azam)


Berikut Jadwal Lengkapnya

2 Agustus 2026 

lapangan Timbang Luhur  Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar

Lebakwangi Vs Kramatmulya Pukul 08.00 WIB 

Ciniru Vs Cilebak Pukul 10.00 WIB 

Darma Vs Cibeureum Pukul 13.00 WIB 

Hantara Vs Cidahu Pukul 15.00 WIB 


2 Agustus 2026  Venue Lapangan Ciawilor

Sindangagung Vs Mandirancan Pukul 08.00 WIB 

Garawangi Vs Cigandamekar Pukul 10.00 WIB 

Japara Vs Karangkancana Pukul 13.00 WIB 

Cibingbin Vs Cilimus Pukul 15.00 WIB 


Sabtu 8 Agustus 2026 Venue Lapangan Putra Mayana Kadugede

Kalimanggis Vs Ciwaru Pukul 08.00 WIB 

Subang Vs Nusaherang Pukul 10.00 WIB 

Pasawahan Vs Maleber Pukul 13.00 WIB

Jalaksana Vs Ciaiwgebang Pukul 15.00 WIB


Sabtu 8 Agustus 2026 Venue  Desa Kramatwangi Kecamatan Garawangi

Kuningan Vs Kadugede Pukul 08.00 WIB 

Cimahi Vs Cigugur Pukul 10.00 WIB 

Cipicung Vs Selajambe Pukul 13.00 WIB 

Pancalang Vs Luragung  Pukul 15.00 WIB 



Bagan Kiri

Lebakwangi Vs Kramatmulya

Ciniru Vs Cilebak

Darma Vs Cibeureum

Hantara Vs Cidahu

Kalimanggis Vs Ciwaru

Subang Vs Nusaherang

Pasawahan Vs Maleber

Jalaksana Vs Ciaiwgebang


Bagan Kanan   

Kuningan Vs Kadugede

Cimahi Vs Cigugur

Cipicung Vs Selajambe

Pancalang Vs Luragung 

Sindangagung Vs Mandirancan

Garawangi Vs Cigandamekar

Japara Vs Karangkancana

Cibingbin Vs Cilimus


Seperti diberitakan sebelumnya turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kabupaten Kuningan kembali dihelat pada tahun 2026. Untuk tahun ini konsepnya sama dengan tahun 2025 yakni babak penyisihan dan babak 16 besar digelar empat titik dan delapan besar di Stadion Mashud Wisnusaputra.

Kalau pun yang ada berbeda adalah drawing tahun ini diacak tidak berdasarkan zona. Dulu dibagi delapan zona, sehingga satu wilayah tidak bisa bertemu. Seperti contoh Ciniru, Hantara, Sindangagung dan Garawangi satu grup sekarang tidak.

"Iya tadi hasil manager meeting langsung digelar drawing. Untuk babak penyisihan dan babak 16 besar akan digelar di empat titik," ujar Panpel Bupati Cup Kuningan 2026, Bung Adon, Senin (20/7/2026).

Sementara, itu, untuk kickoff digelar pada  Minggu 2 Agustus 2026. Namun, sebelumnya digelar pembukaan dan kirab Bupati Cup 2026.

Untuk  lokasi babak penyisihan digelar  di Lapangan Kadugede Kecamatan Kadugede, Lapangan Kramatwangi Kecamatan Garwangi. Lalu, Lapangan Ciawilor Kecamatan Ciawigebang dan lapangan Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar.

Pada helatan Bupati Cup  Kuningan 2026 ada beberapa regulasi yakni setiap tim maksimal bisa mendaftarkan 23 pemain dan minimal 17 orang. Lalu, pemain kelahiran   1 Januari 2006-31 31 Desember 2009 (tanpa pemain senior/joker 17 tahun -20 tahun

Panpel memperbolehkan pemain U-16 1 Jnauari 2010-31 Desember 2010 sebanyak empat pemain. Untuk pemain semua harus berasal dari kecamatan setempa.

Selanjutnya untuk durasi pertandingan selama 70 menit yang dibagi  dua babak yakni masing-masing 35 menit. Sedangkan waktu jeda  hanya 10 menit, yang dihitung dari babak pertama berakhir sampai peluit babak kedua.(azam)


Berikut Hasil Drawing

Bagan Kiri

Lebakwangi Vs Kramatmulya

Ciniru Vs Cilebak

Darma Vs Cibeureum

Hantara Vs Cidahu

Kalimanggis Vs Ciwaru

Subang Vs Nusaherang

Pasawahan Vs Maleber

Jalaksana Vs Ciaiwgebang


Bagan Kanan   

Kuningan Vs Kadugede

Cimahi Vs Cigugur

Cipicung Vs Selajambe

Pancalang Vs Luragung 

Sindangagung Vs Mandirancan

Garawangi Vs Cigandamekar

Japara Vs Karangkancana

Cibingbin Vs Cilimus


Babak 32 besar 2- 15 Agustus

babak 8 besar hingga final  22 Agustus hingga 1 September 

Posting Komentar untuk "Resmi Dibuka Orang Nomor Satu Kuningan, Bupati Cup 2026 Tanpa APBD Dimulai"