Loading...

Dramatis, Taklukan Pertiwi Via Adu Penalti, SMKN 3 Kuningan Juara Proton Super Cup 2026


KUNINGAN OKE- SMKN 3 Kuningan akhirnya keluar sebagai juara pada turnamen  Proton Super Cup 2026 usai menang adu penalti 4-4 (5-4) melawan SMK Pertiwi.  Turnamen ini digelar Afkab Kuningan di Gor Ewangga Kuningan, Selasa (18/8/2026).

Pada laga grand final berlangsung seru, kedua tim didukung langsung ribuan pendukung yang memadati Gor Ewangga Kuningan. Pada laga ini tim SMKN 3 unggul cepat, tapi SMK Pertiwi langsung bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan.

Hingga dua babak berakhir skor tetap sama yakni 4-4. Untuk mencari pemenang maka laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada babak ini mental juara tim kebanggaan Botak Mania terlihat di mana, semua alagojo berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

Sementara satu algojo dari tim kebanggaan Casper gagal sehingga tropi pun milik Stemga Kuningan. Bagi SMKN 3 Kuningan kemenangan ini bukan hanya membawa pulang tropi ke Gunungkeling, tapi bisa membalas dendam karena dalam beberapa pertemuan, Pertiwi selalu menjadi mimpi buruk.

Meski harus puas di urutan dua, Pertiwi mendapatkan gelar tambahan dengan disabetnya gelar top skor oleh M Shafa Aldiandra. Kegagalan ini mengulang sebelumny, dimana pada Piala Pelajar, mereka kalah dari SMAN 1 Ciawigebang.  

Pada laga grand final, orang nomor satu di kota kuda Bupati Kuningan ikut hadir menyaksikan di kursi kehormatan bersama dengan Presiden Proton FC Thony Indra Gunawan.

Bupati mengapresiasi antusiasme penggemar futsal  yang memenuhi GOR Ewangga untuk menyaksikan pertandingan. Ia tidak menyangka sama sekali para pendukung dari kedua sangat antusias menyaksikan laga ini. 

“Saya tidak menyangka masuk ke GOR ini kok penuh. Saya kira ini pertandingan belum mencapai final, tahu-tahu sudah final saja. Mudah-mudahan hari ini pertandingan final akan menampilkan pertandingan terbaik,” ujar Bupati Dian.

Kepada para pemain yang bertanding di final, Bupati berpesan agar kemenangan tidak membuat seorang atlet menjadi jumawa. Sebaliknya, kemenangan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Siapa yang disiplin, siapa yang giat berlatih, siapa yang tangguh, siapa yang sportif, itulah juara,” tegasnya.

Sementara bagi tim yang belum berhasil meraih kemenangan, Bupati Dian mengingatkan bahwa kekalahan bukanlah akhir dari perjalanan.

“Yang belum beruntung, itu adalah kemenangan yang tertunda. Ini merupakan cambuk bagi kita untuk terus berlatih. Di dunia olahraga tidak boleh gampang menyerah atau putus asa,” katanya.

Menurutnya, futsal merupakan olahraga kolektif yang membutuhkan strategi, stamina, kecerdasan, ketangguhan, serta kekompakan tim. Karena itu, para pemain diminta mengedepankan kerja sama dan mengikuti arahan pelatih.

“Tidak boleh ada yang merasa pemain bintang. Ikut pada saran pelatih,” pesannya.

Bupati Dian juga menilai perkembangan futsal di Kabupaten Kuningan saat ini semakin menggembirakan. Kehadiran Proton FC yang berhasil menorehkan prestasi di level nasional turut memberikan energi baru bagi perkembangan futsal daerah.

Proton FC Kuningan sebelumnya mencatat sejarah dengan menjadi juara Pro Futsal League 2 Indonesia 2026 setelah mengalahkan Hampton FC Surabaya melalui adu penalti di partai final.

Menurut Bupati, capaian tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus pemantik semangat bagi atlet-atlet muda Kuningan. “Proton merupakan kebanggaan Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Proton Super Cup yang dinilainya dapat menjadi salah satu strategi untuk menemukan dan menyaring talenta-talenta muda potensial yang kelak dapat memperkuat tim futsal Kuningan.(azam)


Posting Komentar untuk "Dramatis, Taklukan Pertiwi Via Adu Penalti, SMKN 3 Kuningan Juara Proton Super Cup 2026 "