KUNINGAN OKE- Hasil pendataan BPBD Kuningan di lokasi bencana angin kencang di Pasar Kutawaringi ada 13 bangunan yang terdampak. Lokasi pasar sendiri berada di Dusun Kutamanggu Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe.
"Laporan sementara ada 13 bangunan yang terdampak. Saat kondisi di TKP gelap gulita karena jalur listrik terputus. Perbaikan tengah dilakukan oleh petugas," ujar Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, Jumat (6/11/2026) malam.
Di TKP angin kencang kata Indra, bukan hanya petugas BPBD Kuningan, tapi hadir juga dari TNI, Polri, Camat , pemerintahan desa dan masyarakat setempat. Seperti diketahui hujan deras disertai angin kencang sendiri mulai terjadi pada pukul 14.30 WIB dan baru reda pukul 16.00 WIB.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden terjangan angin kencang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan. Kali ini terjadi di Dusun Kutamanggu Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kuningan dari Sekdes KutawariNgin, angin kencang terjadi pada Jumat (6/11/2026) pukul 15.00 WIB dan laporan diterima BPBD pukul 16.15 WIB.
Menuerut Kalak BPBD KuninganIndra Bayu Permana , akibat terjangan angin kencang beberapa ruko atau kios dan pohon terbawa angin. Hujan deras disertai angin kencang sendiri mulai terjadi pada pukul 14.30 WIB dan baru reda pukul 16.00 WIB.
"Kami langsung terjunkan personil untuk penanganan bencana tersebut. Nanti akan ada update terbaru dari para anggota di lapangan," ujar Indra.
Terpisah, dari rekaman video yang beredar, hujan deras dan angin kencang benar-benar membuat warga ketakutan dan panik. Terlihat sapuan angin ke kios yang ada di sekitar TKP.
Sekedar informasi BPBD Kuningan pada Rabu tanggal 4 November 2026 merilis data terbaru mengenai jumlah bencana yang terjadi di Kabupaten Kuningan. Dari tanggal 1 Januari hingga 3 November 2026 tercatat sudah ada 186 terjadi.
Jumlah bencana sebanyak itu tersebar di 117 desa/kelurahan yang ada di 31 kecamatan. Adapun bencana yang paling sering terjadi adalah tanah longsor, cuaca ektrim 31 kejadian dan bangunan amburk sebanyak 16 kejadian.
Kalak BPBD Kuningan menyebutkan, data ini menjadi pengingat bahwa risiko bencana dapat terjadi di berbagai wilayah dan membutuhkan kesiapsiagaan bersama. Memasuki musim hujan 2026/2027, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan cuaca ekstrem.

Posting Komentar untuk "Update Bencana Angin Kencang di Pasar Kutawaringin, Ada 13 Bangunan Terdampak, Kondisi Gelap Gulita"