KUNINGAN OKE- Seperti diketahui, kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai pada Rabu (21/10/2026) pukul 20.44 WIB. Karhutla terjadi di Grid 15 M koordinat -6.847357, 108.432047, Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan.
Meski sudah dipastikan puluhan hektare lahan terbakar, namun pihak BTNGC belum merilis secara resmi luas lahan yang terbakar di taman nasional yang pada tanggal 19 Oktober 2026 genap berusia 22 tahun (19 Oktober 2004).
Pada Kamis (22/10-/2026) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung memimpin pemadaman api. Tapi, sayang meski sudah dikerahkan ratusan personel, api belum padam.
Gubernur akan mengerahkan helikopter untuk memadamkan api di kawasan TNGC. Dengan sistem water boombingdiharapkan penangan akan cepat kelar.
Dari data yang dimiliki dari pihak BTNGC, selama 10 bulan sudah terjadi beberapa kali kebakaran. Hingga tanggal 10 Oktober total sudah 126,02 Ha (belum termasuk data pada Rabu 21 Oktober 2026).
Riwayat Kebakaran di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
Berdasarkan data dari akun resmi taman nasional gununh Ciremai
1.Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai terjadi pertama kali pada 21 Juli 2026 di Blok Cirendang Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan . Perkiraan luas lahan yang terbakar adalah 14,9 Ha
2.Kebakaran kedua terjadi pada Senin 7 September 2026, dimana kepulan asap di grid 19M Blok Cileutik da Simaung Berdasarkan hasil pemantauan drone, hingga Selasa (8/9/2026) api masih menjalar di Grid 19M,19 N dan 18M Blok Cilleutik, Simaung dan Jalan Maling, SPTN Wilayah 1 Kuningan Resor Pasawahan.
Kebakaran berlanjut hingga tanggal 9 September dan berhasil dipadamkan pada Rabu 9 September 2026. Blok Terdampak Simaung, Tegal Bodas,Ciluetik, dan Jalan Maling Situmpak dan Panjakroma. Adapun perkiraan 46,42 Ha.
Dari dua kebakaran itu, pihak BTNGC menyampaikan total lahan karhatlu yang yang terbakar 97,32 H. Jumlah cukup dalam dua kejadian kebakaran.
3.Pada tanggal 11 September kembali terjadi kebakaran, api terpantau di Blok Jalan Maling Grid 18N Wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah 1 Kuningan. Total lahan terbakar adalah 5,35 Ha.
4. Lagi-lagi terjadi kebakaran, pada tanggal 20 September di Resor Pasawahan.
5.Pada Jumat 9 Oktober kembali terbakar di Blok Batu Saheng Resor Pasawahan pada pukul 13.45 WIB. total lahan terbakar 23,35 Ha.
6. Pada Rabu 21 Oktober pukul 20.44 WIB kembali terjadi karhutla. Karhutla terjadi di Grid 15 M koordinat -6.847357, 108.432047, Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan.
Total 126,02 Ha (belum termasuk data pada Rabu 21 Oktober 2026)

Posting Komentar untuk "Ini Riwayat Kebakaran di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Selama 2026 "