Loading...

Dituduh Sekongkol Dengan Toko Tembakau, Satresnarkoba Cek ke TKP, Hasilnya Tidak Terbukti, Pemilik Toko Bisa Tempuh Jalur Hukum


KUNINGAN OKE- Pengguna instagram pada Selasa (28/4/2026) dihebohkan dengan adanya video yang menarasikan  dugaan penjual tembakau di Desa/Kecamatan Kramatmulya menjual obat keras. Mirisnya ada tuduhan aksi mereka itu dibekingi oleh aparat.

Sontak saja beragam komentar di IG pun bermunculan. Banyak netizen yang menuduh bahwa aparat mendapatkan setoran dan hal ini sudah lumrah. Bahkan, akun IG kuningan oke pun ada yang menandai dan diminta jangan tutup mata dengan kasus ini.

Ternyata video yang viral sampai juga ke pihak Satresnarkoba Kuningan. Mereka tidak tinggal diam, pada Selasa (28/4/2026) melakukan pengecekan langsung yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Jojo Sutarjo.

Dalam pengecekan itu, tidak ditemukan adanya aktivitas penjualan obat keras terbatas sebagaimana yang dituduhkan dalam video yang viral tersebut. Dengan fakta ini maka informasi yang beredar tidak benar.

"Ingat kami tegak lurus! Jika ada laporan dari masyarakat sudah pasti ditindaklanjuti. Selama ini banyak kasus dari laporan warga termasuk penangkapan kasus sabu dan ekstasi dari laporan warga," ujarnya usai cek ke lapangan.

Jojo menyebutkan, pasca ditemukan fakta bahwa apa yang disampaikan dalam narasi video tersebut tidak benar, pihaknya tidak tinggal diam dan saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap pihak yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut.

Pihaknya juga menyayangkan, narasi tak berdasar yang berpotensi merugikan pemilik usaha. Akibat ulah tersebut, pemilik toko memiliki hak untuk menempuh langkah hukum termasuk melalui ketentuan dalam undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) jika merasa dirugikan. 

"Kami imbau warga harus bisa bijak dalam menyebarkan informasi, Jangan sampai yang belum terverifikasi justru merugikan orang lain," jelasnya. 

Kasat memastikan situasi di lokasi dalam kondisi aman dan tidak ditemukan pelanggaran hukum sebagaimana dituduhkan dalam video viral.

Terpisah, Nurhedi (24) yang merupakan penjaga toko tersebut mengaku terkejut, ketika sejumlah orang yang mengaku dari kepolisian tiba-tiba datang dan melakukan penggeledahan. Ia menyebutkan rombongan tersebut berjumlah 10 orang dengan menggunakan satu mobil dan dua sepeda motor. 

Mereka kata dia, langsung masuk dan menggeledah. Sontak hal ini membuatnya kaget dan ia tidak tahu apa-apa.Setelah dicek ternyata mereka tidak menemukan apa-apa dan memang tidak menjual selain tembakau.

"Di tempat bekerja saya tidak menyediakan obat-obat terlarang, hanya tembakau," tegasnya.

Nurhedi menyayangkan,  aksi dari rombongan yang tidak melakukan komunikasi atau penjelasan dari rombongan tersebut sebelum melakukan penggeledahan. Untuk penjaga toko sendiri setiap hari selalu bergantian. 

Dari pantauan kuningan oke, akun IG yang memosting video tersebut sudah tidak ada. Hal ini setelah dicek dan tidak ditemukan komentar  kuningan oke menjawab pertanyaan dari netezen.(rdk)  

Posting Komentar untuk "Dituduh Sekongkol Dengan Toko Tembakau, Satresnarkoba Cek ke TKP, Hasilnya Tidak Terbukti, Pemilik Toko Bisa Tempuh Jalur Hukum "