Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Karnaval Budaya, mulai dari pawai hingga beragam atraksi seni dan budaya, dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib di sepanjang Jalan Siliwangi.
Meski ditiadakan, masyarakat tidak perlu khawatir. CFD hanya “libur” satu pekan dan dijadwalkan kembali digelar pada Minggu, 20 September 2026.
Menurutnya, Pemkab Kuningan mengajak masyarakat memaklumi penyesuaian tersebut sekaligus menjadikan momentum ini untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Budaya.
Selain menjadi hiburan masyarakat, karnaval tersebut menjadi bagian dari upaya merawat sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kuningan.
Seperti diketahui, dulu karnaval budaya banyak menampilkan pertunjukan budaya dari luar, sehingga banyak dikritik. Dengan menampilkan Kekayaan Sejarah dan Budaya Kuningan maka warga kota kuda akan antusias.(azam)

Posting Komentar untuk "Digelar Minggu, Karnaval Budaya Bakal Pernalkan Kekayaan Sejarah dan Budaya Kuningan "