Menurut Asep, pendistribusian stimulan tersebut dilaunching dalam rangkaian kegiatan Bupati Saba Lembur di Kecamatan Subang, Rabu, 8 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, penyerahan stimulan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Subang, Cilebak, dan Selajambe. Untuk Kecamatan Subang sebesar Rp 11,6 juta yang disalurkan kepada 29 penerima manfaat.
"Begitu juga Kecamatan Cilebak Rp 11,6 juta untuk 29 penerima manfaat dan Kecamatan Selajambe Rp11,6 juta untuk 29 penerima manfaat,” ujar Asep.
Dengan demikian, total stimulan yang diserahkan secara simbolis untuk tiga kecamatan tersebut mencapai Rp34,8 juta, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 87 orang.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. kepada Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Subang, Ketua UPZ Kecamatan Cilebak, dan Ketua UPZ Kecamatan Selajambe.
Asep menjelaskan, peluncuran di Kecamatan Subang merupakan bagian awal dari pendistribusian stimulan Baznas Kabupaten Kuningan tahun 2026.
Setelah peluncuran, pendistribusian akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh penerima manfaat yang tersebar di Kabupaten Kuningan.
“Total penerima manfaat untuk program ini sebanyak 1.544 orang yang tersebar di 376 desa dan kelurahan se-Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Para penerima berasal dari sejumlah unsur yang selama ini berperan dalam pendidikan dan pembinaan keagamaan di masyarakat, mulai dari takmir masjid, guru ngaji, guru MD, guru TKA/TPA hingga guru TK/RA.
Menurut mantan Ketua KPU, penyaluran stimulan tersebut diharapkan menjadi bentuk perhatian dan dukungan kepada para penggerak pendidikan keagamaan yang berada di tingkat desa dan kelurahan.
Program stimulan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi Baznas Kabupaten Kuningan dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung program Ngaji Diri.
Program yang merupakan akronim dari Nyaah ka Santri, ka Guru Ngaji, jeung Pasantren tersebut menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah yang memberikan perhatian terhadap keberadaan santri, guru ngaji, dan pesantren.
Asep menegaskan, Baznas memiliki peran dalam mendukung keberlangsungan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya melalui pengelolaan dan pendistribusian zakat.
Peluncuran program di Kecamatan Subang menjadi momentum dimulainya distribusi stimulan secara bertahap ke seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.
Dengan sasaran mencapai 1.544 penerima di 376 desa/kelurahan, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada mereka yang selama ini ikut menjaga pendidikan agama dan kehidupan keumatan di tengah masyarakat.
Pendistribusian stimulan Baznas tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Bupati Saba Lembur, yang memadukan pelayanan publik, penyerapan aspirasi, aktivasi program pemerintah, serta pemberian manfaat secara langsung kepada masyarakat.(azam)

Posting Komentar untuk "Dukung Program Ngaji Diri, Baznas Kuningan Salurkan Stimulan ke Takmir Masjid dan Para Guru"