Loading...

Manjakan Lidah Dengan Soto Kudus

 


KUNINGAN- Bagi pencinta kuliner mencari tempat jajanan  di Kabupaten Kuningan saat ini sangat mudah. Masyarakat bebas memilih jajanan mulai dari makanan khas Kuningan hingga makanan dari  daerah lain.   

Dari sekian banyak tempat kuliner di Kuningan ada satu warung yang terbilang baru namun sangat diminati oleh masyarakat warung tersebut adalah warung Soto Kudus.

 Pecinta kuliner  apabila mampir ke tempat yang terletak di samping kantor BRI Unit Jalaksana akan menemukan soto khas Kabupaten Kudus.

Seperti halnya di daerah asalnya soto yang ditawarkan disini sama lezatnya karena yang menjual adalah warga asli Kudus yang tentunya menggunakan resep asli. 

Menurut Nur Sokip, ia tertarik berjualan soto Kudus karena di Kuningan belum ada makanan jenis ini. Selain itu juga ingin mengembangkan usaha soalnya di Kudus dan daerah lain soto ini sudah sangat terkenal.

“Faktor yang utama adalah Kuningan sebagai daerah tujuan wisata yang mana pengunjung banyak yang datang dari berbagai daerah,” ujar Nur  Kamis (15/7/2010).       

“Alhamdulillah, meski terbilang baru tapi karena citarasa yang ditawarkan berbeda dari soto yang lain jumlah pelanggan sudah banyak,” aku Nur yang membuka warung percis disamping BRI Unit Jalaksana.

Dikatakan, harga yang dipatok untuk satu porsi soto cukup murah yakni Rp6.000 dengan nasi. Harga ini disesuaikan dengan daya beli masyarakat Kuningan sebab di kota Kudus  ia menjual lebih dari Rp6.000.

“Dalam sehari saya bisa menjual 75 porsi hingga 100 porsi soto Kudus,” tambahnya. 

Soto yang diraciknya kata Nur, memiliki bumbu khas dan beda dari yang lain yakni tanpa menggunakan santan sehingga tidak banyak kolesterol. Selain itu mengunakan kaldu ayam asli, daging ayam kampung, serta toge segar.


“Saya jamin tidak ada ditempat lain soto Kudus karena di Kuningan cuma hanya ada satu,” ujarnya yang mengaku semenjak berjualan pembeli yang datang beragam baik warga Kuningan asli maupun pendatang. 

Mereka datang dari berbagi lapisan mulai PNS, pegawai bank sampai warga pendatang yang kebetulan tengah berkunjung ke Kuningan. 

Nur menambahkan, tidak sedikit warga Kudus asli yang bermukim di Kuningan datang kesini untuk melepas rindu dengan makanan khas Kudus ini.

Meskipun di Kuningan sekarang banyak rumah makan, ia yakin soto buatannya akan laris karena mempunyai citarasa tersendiri. Dan yang utama jalan Jalaksana merupakan perlintasan Kuningan-Cirebon jadi tidak akan perenh sepi pengunjung.

“Kemarin saja waktu long weekend jumlah pengunjung cukup banyak terutama dari Jakarta, Surabaya, Bandung   yang sudah biasa menyantap makanan ini di daerahnya,” tuturnya yang menambahkan di tempatnya juga dijual makanan khas Kudus lainnya yakni Garang Asem atau pepes ayam kampong.    

Ditambahkan, dari hasil pengamatan di Kuningan makanan yang paling digemari oleh masyarakat adalah yang berbeda dari yang lain dan harga terjangkau.(mus)


Foto Agus Mustawan: Meski kuliner baru soto Kudus sangat digemari karena citarasa berbeda.

Posting Komentar untuk "Manjakan Lidah Dengan Soto Kudus"