Ternyata aksi konyol itu berbuah petaka karena cincin tidak bisa dikeluarkan dari batang penis. Sontak membuat pemuda itu shock dan ia panik karena meski sudah berusaha cincin tidak bisa lepas.
Bukan sehari ia mencoba melepaskan tapi tiga hari berjuang melepaskan cincin. Karena takut mengancam nyawanya ia pun pada Sabtu (11/4/2026) malam mendatangi rumah sakit dan ternyata oleh pihak rumah sakit diarahkan untuk dibawa ke UPT Damkar Kuningan.
Dengan rasa malu bercampur takut ia pun pada pukul 23.00 WIB langsung datang ke Mako Damkar, meski awalnya pihak Damkar sendikit keheranan karena kasus ini kali pertama, akhirnhya 5 petugas piket Damkar Kuningan berjuang keras melepaskan cincin dari "barang pusaka" milik A.
Dengan pengalaman yang dimiliki oleh petugas akhirnya 20 menit kemudian cincin bisa lepas. Lamanya waktu yang dibutuhkan karena ada hambatan di mana cincin tersangkut di bagian pangkal kemaluan sehingga petugas mengalami kesulitan saat proses pemotongan cincin.
Korban sendiri terlihat lega dan sumringah ketika petugas berhasil melepaskan cincin. Insiden ini baru pertama kali terjadi. Selama ini kejadian pelepasan cincin kebanyakan dari tangan atau kaki.
"Alhamdulilllah lancar dan butuh waktu 20 menit, biasanya hanya lima menit, karena ada kendala jadi petugas piket harus hati-hati," ujar Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusuma, Minggu (12/4/2026).
Andri menyebutkan, insiden ini harus menjadi perhatian semua pihak. Jangan sampai masyarakat melakukan hal-hal diluar nalar tanpa instruksi dari pihak profesional atau ahli bidangnya. Sebab, aksi seperti ini bisa mengancam nyawa.
"Kalau tidak segera dilakukan pemotongan cincin tersebut dikhawatirkan akan mengakibatkan infeksi atau luka yang serius," tandasnya.
Terpisah, korban yang berinisial A mengucapkan terima kasih kepada petugas atas bantuannya, karena kini ia selamat. Ide pemasangan cincin berlangsung spontan setelah melihat dari internet.
"Sekali lagi terima kasih kepada petugas atas bantuannya, semoga Allah membalas segala kebaikannya," ujarnya.(red/azam/dhn)

Posting Komentar untuk "Bikin Malu Seumur Hidup, Pemuda Pasang Cincin di Alat Kelamin, Tidak Bisa Dilepas, Akhirnya Datang ke Kantor Damkar Kuningan "