Insiden ini terjadi pada Rabu (29/4/2026) pukul 19.30 WIB dan laporan baru masuk ke pihak BPBD Kuningan pukul 20.30 ke WIB. Awalnya korban akan memancing bersama empat orang rekannya.
Pada saat akan menyebrang sungai korban terbawa hanyut dan diduga menyangkut akar dalam sungai. Adapun kedelamannya kurang lebih dari 4 meter, sehingga sempat dilakukan proses pencarian hingga Kamis pagi.
Pasca dilaporkan hilang, warga setempat, bersama aparat desa, kecamatan TNI, Polri dan BPBD melakukan pencarian di TKP. Namun, hingga pukul 21.00 WIB tidak ditemukan sehingga pencairan dilakukan pada Kamis (30/4/2026) pagi.
Pencarian pun dilakukan pada Kamis pagi mulai pukul 07.30 WIB oleh tim gabungan disekitar TKP dan juga menyusuri sungai dari titik 0 ke arah hilir. Akhirnya korban ditemukan pada pukul 08.30 WIB berjarak 10 meter dari kejadian atau di Blok Ketapang Desa Walaharcaguer Kecamatan Luragung.
"Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Sedangkan aparat gabungan yang terlibat adalah aparat desa, kecamatan TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, LSM Akar, Relawan PB Kuningan, dan FKPAK," ujar Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, usai evakuasi.
Indra mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam proses pencarian. Lalu, kepada keluarga korban yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kekuatan.
"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati, aktivitas di sungai tetap memiliki resiko tinggi, kedalaman, dan kondisi dasar sungai tidak selalu bisa diprediksi. Keselamatan harus jadi prioritas, bukan pilihan," tandasnya.(rdk)

Posting Komentar untuk "Niat Mancing di Sungai Cisanggarung, Melis Gozali Malah Pulang Tinggal Nama "