KUNINGAN OKE- Kejadian langka terjadi di Kuningan, dimana dua kubu melakukan aksi demo di depan pendopo Kuningan pada Senin (26/10/2026) pagi. Satu kubu adalah menolak program MBG dan kubu lain mendukung program MBG.
Kubu yang menolak berorasi di depan pintu utama Pendopo, sedangkan yang pro berada di di sebelah utara dekat pintu masuk ke area pendopo atau dekat jalan menuju SMAN 3 Kuningan. Kedua massa berorasi dengan argumen yang mereka yakni benar.
Kubu yang menolak MBG yang di pimpin Uha Juhana dari LSM Frontal Kuningan, meminta semua dapur atau SPPG ditutup. Mereka menilai anak Kuningan bukan kelinci percobaan.
Uha juga menyebutkan, jangan sampai ribuan anak sekolah yang ada di Kuningan menjadi korban keracunan MBG. Untuk itu solusi terbaik adalah tutup dapur MBG yang ada di Kuningan.
Pria yang pernah kuliah disalah satu perguruan tinggi di Kuningan itu, menuntut Bupati Kuningan membuat petisi kepada pemerintah pusat dan BGN terkait penolakan MBG di Kuningan.
Sementara itu, kubu pro yang datang dengan para relawan MBG dan mitra MBG tidak kalah kencangnya bersuara mendukung program ini. Kubu ini didukung ormas PP Kuningan dengan Korlap Budi Banten.
Mereka menyuarakan bahwa MBG bukan sekadar makanan tapi investasi masa depan, untuk Kuningan lebih sehat, cerdas, dan berdaya. Dibanding masa kontra yang pro memang lebih banyak.
Dari pantauan, andai tidak ada petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kuningan, aksi demo nyaris ricuh. Ada beberapa orang dari pihak yang pro meminta Uha untuk berdebat, tapi dihalangi oleh polisi.
Sebelumnya adzan Duhur para pendemo membubarkan diri, terlebih Bupati Kuningan dan para pejabat datang menemu para pendemo.(azam)
UH Beralasan program ini haris d

Posting Komentar untuk " Jarang Terjadi di Kuningan, Dua Kubu Demo Bersamaan di Depan Pendopo, Nyaris Bentrok"