Loading...

Soal Mutasi, Aang Diprediksi Bersikap Bijak

 



KUNINGAN-Kabar mutasi yang tidak akan lama lagi digelar, tentu saja membuat was-was para pejabat di lingkup Pemkab Kuningan. Terutama bagi mereka yang merasa masuk kategori 40 persen tak bisa bekerja. Namun belakangan mereka berbesar hati. Sebab, mutasi sebenarnya tidak akan terlaksana secepat yang diperkirakan. 

Seperti yang diucapkan beberapa pejabat eselon IV, mutasi besar-besaran di era kepemimpinan kedua H Aang Hamid Suganda diduga tidak akan dilaksanakan dalam minggu ini. Itu bisa dilihat dari belum adanya instruksi pembuatan spanduk pelantikan dan latihan paduan suara pengisi acara pelantikan. 

“Kayaknya bukan akhir bulan ini. Pembuatan spanduknya pun belum dilakukan. Begitu pula tim paduan suara yang berlatih di Pendopo juga belum kelihatan,” ujar pejabat yang enggan disebutkan namanya itu 

Tidak hanya itu, seperti yang diwarning oleh orang nomor satu di Kota Kuda belum lama, mutasi akan digelar menunggu pengesahan APBD 2009. Sedangkan sampai saat ini, Panggar DPRD baru beberapa kali saja melakukan pembahasan terkait RAPBD 2009 tersebut. Plh Ketua Panggar, Drs H Dudung Mundjadji SH pernah mengatakan, pengesahan RAPBD dibutuhkan waktu sekitar dua bulan. 

Menyikapi soal mutasi yang hendak dilakukan, pengamat sosial politik Drs Toto Sudito merasa yakin Bupati Aang bakal bersikap arif dan bijaksana. Artinya, dalam memilih orang-orang yang akan ditempatkan pada jabatan tertentu, Aang diprediksi kuat lebih mengedepankan rasio dibanding perasaan.

“Berkaca dari pengalaman sebelumnya ketika Pak Aang menjadi bupati untuk pertama kalinya, beliau mengakomodir 90 persen orang-orang Pak Arifin dalam kabinetnya. Itu menunjukkan bahwa beliau lebih mengedepankan rasio dibandingkan emosional. Saya merasa yakin pada mutasi yang akan digelar sekarang pun demikian,” ungkap pemilik warung Abah Mabora itu ,  (19/1).

Apalagi, kata dia, pendamping Aang juga (Wabup H Momon Rochmana, red) memiliki sikap yang sama. Toto punya keyakinan kalau duet Aang-Momon bakal memperhatikan kualitas dan kemampuan dalam menempatkan orang. Terlepas apakah itu figur muda ataupun tua, Aang-Momon diyakini memiliki sikap yang merangkul semua pihak. 

“Seperti yang pernah saya analogikan sebelumnya, burung-burung pipit lah yang akan diterbangkan oleh Aang-Momon. Bukan ayam yang tidak bisa terbang. Mau tua ataupun muda, burung pipit lah yang seharusnya diberi kesempatan untuk terbang. Mereka lah yang berkemampuan. Saya yakin baik itu Pak Aang maupun Pak Momon sangat tahu siapa-siapa saja yang mesti diberikan kesempatan terbang,” tandasnya.

Namun demikian, tambah Toto, sebelum melakukan mutasi atau rotasi, sebaiknya penetapan sekda dijadikan skala prioritas. Sebab, kapasitas sekda kelak akan menjadi ketua Baperjakat yang memiliki peranan cukup besar dalam menentukan pergeseran jabatan. Tanpa adanya Sekda selaku Baperjakat, kata dia, dipastikan hasil mutasi/rotasi nanti akan pincang karena berkurangnya satu sudut pandang. 



Posting Komentar untuk "Soal Mutasi, Aang Diprediksi Bersikap Bijak"