Loading...

Dapur Penggorengan Dage Terbakar, Kerugian Capai Rp131 Juta

KUNINGAN (OKE)-  Selasa (1/8/2023) terjadi kebakaran hebat di Jalan  Samudra Rt 20/Rw Desa/Kecamatan Jalaksana di tempat usaha penggorengan dage atau oncom. Insiden ini terjadi pada pukul 18.00 WIB.

Kobaran api yang sangat besar membuat pihak Damkar Kuningan harus berkerja keras. Mereka menurunkan 2 randis dengan 12 petugas. Api bisa dipadamkan pukul 20.00 WIB atau  butuh waktu sekitar 1 jam 45 menit.

Akibat insiden dapur penggorengan ukuran 6 meter X 6 metre  terbakar, tiga rumah milik warga ikut terbakar. Bangunan tempat usaha itu milik Oman (47) dan Nengsih (43). Kebakaran tidak merembet usai salah seorang warga bernama Dudung yang merupakan karyawan Fajar Toserba menelpon pihak Damkar Kuningan.


Akibat kebakaran itu, total kerugian mencapai Rp131 juta karena yang terbakar bukan hanya bangunan, tapi juga tungku  penggorengan berikut dengan tabung gas. Sedangkan bangunan rumah yang terbakar adalah bagian plafon.

Menurut Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti MSi, tiga rumah yang terbakar adalah  rumah Oman bagian plafon dan atap rumah. Sedangkan, rumah Juju Junaedi (58) yang merupakan  kakak Oman pun sama.

Sementara itu, rumah berikutnya yang terbakar adalah H Anwar Solihin (64) yang merupakan PNS terbakar lantai 2 dengan ukuran 6 X 10 meter. Korban juga sebagai Ketua BPD Jalaksana.

"Laporan masuk ke kami adalah 30 menit setelah kebakaran. Warga sempat melakukan pemadaman dengan alat seadaanya," ujarnya.

Menurut Khadafi, dari keterangan Tuti Sulastri (45) yang didampingi  Kades Jalaksana Juhana SPd, sekitar pukul 18.00 WIB ketika akan melaksanakan shalat magrib terlihat kepulan asap yang disertai dengan kobaran api yang semakin membesar. 

Sumber api besar berasal dari dapur penggorengan dage. Saksi pun langsung berteriak kencang untuk meminta bantuan dan warga pun langsung melakukan pemadaman alat seadaanya.

"Kami dalam proses pemadaman dibantu oleh warga dan juga anggota Koramil dan Polsek Jalaksana, Anggota Inafis. Karena bersama-sama kebakaran lebih parah bisa dicegah," jelasnya.

Dugaan kuat lanjut dia, kebakaran ini dari bocornya gas dari pipa penghubung gas yang dipasang secara pararel ke setiap penggorengan. Hingga kini penyebab pasti tengah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Adapun rincian kerugian adalah  bangunan seharga Rp18 juta, tungku penggorengan 4 buah seharaga Rp4 juta, gas LPG 4 buah seharga Rp400 ribu. Sedangkan rumah Oman dugaan kerugian Rp4 juta.

Untuk rumah Jujur Rp5 juta, dan yang kerugiannya paling besar adalah rumah H Anwar sebesar Rp90 juta karena yang terbakar lantai 2. Lalu lemari pakaian, ranjang, televisi, kasur sebesar Rp10 juta serta surat-surat berharga.

"Ketiga rumah tersebut perlu perbaikan dan yang paling parah adalah rumah H Anwar Karena kerugiannya paling besar," sebut Khadafi.

Ia mengatakan,  apabila terjadi kebakaran, segera laporkan ke kantor UPT. Damkar Satpol PP Kab. Kuningan di No (0232)871113 & 081322698881. Layanan Gratis /tidak dipungut biaya apapun. (rdk)


Posting Komentar untuk "Dapur Penggorengan Dage Terbakar, Kerugian Capai Rp131 Juta "