Loading...

Helm Digeprek, Sabu Diblender, Uang Palsu dan Ganja Dibakar

  

KUNINGAN (OKE)- Seperti biasanya, pihak Kejaksaan Negeri Kuningan melakukan pemusnahan  hasil tindak pidana dan juga barang rampasan negara yang status hukumnya sudah inkrah.

Kali ini pemusnahan dilakukan pada Selasa (1/8/2023) di lapangan bulutangkis yang ada di sekitar kantor.  Pemusnahan barang bukti itu dihadiri oleh pihak kepolisian, pemda dan juga pihak terkait.

Proses pemusnahan barang bukti sendiri berbeda-beda tergantung jenis BB, ada yang digeprek atau dihancurkan seperti helm.  Selain itu juga untuk obat-obatan keras dan sabu diblender.

Sementara itu, untuk tas, sabu dan uang palsu dibakar. Sedangkan minuman keras dibuang isinya. Proses pembakaran berlangsung lebih dari 30 menit. 
                               

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Dudi Wijayakusuma SH MM melalui   Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Kuningan Aisaha Paramitha Akbari, barang rampasan yang dimusnahkan  terdiri dari perkara tindak pidana narkoba,tindak pidana kesehatan, dan perkara tindak pidana umum seperti pencurian dan lainnya.

"Pemusnahan BB ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan penegakan hukum. Jangan menimbulkan perspektif  tentang penyalahguna barang bukti dan kami berharap warga tidak pelanggaran hukum," ujar perempuan yang dipanggil Akbari itu.

Adapun barang yang di musnahkan adalah  narkoba jenis sabu sebanyak 2,4561 gram, ganja 99,6154 gram. Lalu, obat-obatan trihexphenidyl, hexymer,tramadol, dextro sebanyak 4.177 butir, minuman ilegal, uang palsu, helm, dan barang-barang bukti seperti tas.

"Ini pemusnahan kedua pada tahun ini dan BB dari Februari hingga Juli . Yang paling banyak memang BB penyalahgunaan obat-obatan. Nanti akhir tahun akan ada pemusnahan lagi dan jumlahnya akan lebih besar lagi," ujarnya.  

Diterangkan,  dalam pemusnahan juga ada pistol tapi bohongan karena aslinya adalah korek api. Digunakan oleh pelaku untuk menakut-nakuti korban ketika melakukan kejahatan.(dhn/rdk)



Posting Komentar untuk "Helm Digeprek, Sabu Diblender, Uang Palsu dan Ganja Dibakar"