Loading...

Sadis, Tiga Kali Nusuk, Siswa SMAN Mandirancan Dapat 9 Jahitan

KUNINGAN (OKE)- Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Eko Anggi Prasetyo menyebutkan, siswa SMA yang ditusuk oleh pria berusia 20 tahun berinisial RP mendapatkan luka 9 jahitan di bagian tangan kanan.

Pelaku yang merupakan alumni tersebut menyerang korban dengan pisau lipat. Serangan pertama mengenai tangan, serangan kedua ditangkis oleh korban dan membuat tangan korban lecet. Sedangkan tusukan ketiga tidak kena.

"Korban mendapatkan 9 jahitan  dan kini masih dalam perawatan karena memang trauma akibat kejadian itu,' jelasnya, kepada wartawan pada Jumat (12/8/2023) sore.

Sekadar informasi,  pelaku penusukan terhadap Meta siswa SMAN Mandirancan pada Kamis (10/8/8/2023) pagi ternyata tidak bisa kabur jauh, karena 6 jam kemudian pelaku berhasil di ringkus di salah satu masjid di Kecamatan Mandirancan.

Pelaku berinisial RP (30) yang merupakan alumni sekolah tersebut diringkus pada pukul 14.00 WIB. Sedangkan kejadian penusukan pada pukul 08.00 WIB. Pelaku sendiri pasrah pasca polisi memburunya.

"Pasca mendapatkan laporan kami langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku pada hari yang sama,"ujat Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Eko Anggi Prasetyo, Jumat (12/8/2023) sore kepada wartawan.

Diterangkan, pelaku datang pada saat korban akan siap-siap KBM. Dengan menggunakan pisau lipat melakukan melakukan penusukan sebanyak 3 kali terhadap korban. Dugaan sementara memang  salah satu ada motifnya dendam.

"Kita masih dalami. Dendam bisa salah satu faktor. Nanti pas ada jumpa pres kita akan jelaskan motif pelaku melakukan penusukan tersebut," jelasnya.

Mengenai korban dengan pelaku ada hubungan, Anggi membenarkan tapi dalam hitungan bulan. Saat ini korban masih dalam pendampingan keluarga dan medis. Sebab, korban mengalami trauma dan tentu harus ada pendampingan karena psikologisnya terganggu. 

Seperti diketahui, kejadian menggegerkan terjadi di lingkungan SMAN Mandirancan pada Kamis (10/8/2023) sekitar pukul 08.00 WIB, dimana seorang pelajar kelas 12 bernama Meta tiba-tiba ditusuk oleh seorang pemuda berusia 20 tahun berinisial (RP).

kuninganoke.com sendiri pada Kamis siang mendapatkan informasi dari alumni sekolah tersebut melalui IG. Dari kabar kejadian yang tidak diduga-duga itu bermula pelaku yang sempat mempunyai hubungan dengan Meta.

Namun ditengah perjalananan karena alasan tertentu Meta meminta putus. Namun, ternyata pria yang masih warga Mandirancan tidak menerima keputusan itu karena masih cinta. Meta sendiri masih satu kecamatan dengan korban tapi beda desa yakni Desa Randobawailir.

Pasca diputusin oleh Meta pelaku selalu megirimkan ancaman ke Meta baik ke nomor whatsapp ataupun ke IG korban. Karena masih kurang puas entah karena tidak direspon oleh Meta tiba-tiba pelaku berhasil masuk ke kelas Meta.

Pada saat itu korban tengah siap-siap akan belajar dan tanpa banyak bicara pelaku pun langsung menusuk korban.Setelah itu pelaku kabur, korban sendiri langsung menjerit dan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. 

Sementara itu, pasca kejadian gambar pelaku sendiri disebar di tiap medsos dan kuninganoke.com mendapatkan kiriman. Bukan hanya para siswa tapi para alumni juga menyebar karena merasa geram dengan ulah pelaku yang mencoreng nama baik almamater.

"Iya ada kasus penusukan siswa SMAN Mandirancan. Kronologisnya seperti itu.Pelakunya sih langsung ditangkap pada siang harinya," ujar Plt Camat Mandirancan Ade Bunyamin SE, yang menjawab isi chat yang dikirim kuninganoke, Jumat (11/8/2023) jumat siang.

Bagi pihak sekolah sendiri kejadian ini menjadi tamparan keras karena pelaku dengan leluasa bisa masuk ke lingkungan sekolah. Padahal, ada pihak keamanan dan jumlah muridnya pun cukup banyak, tapi pelaku tidak bisa diketahui.(rdk) 




Posting Komentar untuk "Sadis, Tiga Kali Nusuk, Siswa SMAN Mandirancan Dapat 9 Jahitan "