Loading...

Angin Si Kumbang, Penyebab Naiknya Suhu Udara di Kabupaten Kuningan

 

KUNINGAN (OKE)- BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati belum lama ini mengeluarkan informasi mengenai adanya fenomena  Angin "Si Kumbang".

Angin Si Kumbang  merupakan angin Fohn adalah angin yang bertiup turun sepanjang lereng gunung menuju ke dataran yang lebih rendah,

Kemudian dengan suhu udara yang tinggi dengan tingkat kelembaban udara yang rendah. Angin ini terjadi di  wilayah Cirebon, Majalengka, Kuningan.Angin ini berasal dari Gunung Ciremai.

Adapun ciri-cirinya dari angin si Kumbang adalah  terjadi pada musim kemarau (Juli, Agustus,September, Awal Oktober). Hal ini ditandai dengan  kenaikan suhu udara sebesar 2-5°C/jam
pada pagi hingga siang.

Kemudian, ditandai penurunan kelembaban udara 5--34 persen/jam pada pagi hingga siang.  Adapun dampaknya adalah kenaikan suhu udara hingga mencapai 38°C. Selain itu, penurunan kelembaban udara hingga dapat mencapai 20 % dan peningkatan kecepatan angin.

Agar tidak sakit dengan kondisi yang terjadi maka BMKG menyarakan warga Kuningan  memperbanyak konsumsi air minum,pergunakan pelembab atau lotion. 

Lalu,gunakan tabir surya dan siapkan kacamata, masker untuk aktivitas diluar ruangan,hindari pohon- pohon rimbun dan tinggi.

Sekadar informasi saat ini warga merasakan hembusan angin yang kencang yang terasa menusuk ke kulit. Akibat kondisi itu banyak warga yang mengeluhkan kondisi badan tidak enak dan mudah lelah.

"Kalau tidak penting-penting banget, saya memilik diam di rumah. Kalau ke luar tentu menggunakan jaket tebal karena anginnya gede dan bikin sakit ke tubuh," ujar Widya salah seorang warga Kecamatan Kuningan mengomentari terkait kondisi cuaca yang akhir-akhir ini tidak nyaman. (rdk) 

Posting Komentar untuk "Angin Si Kumbang, Penyebab Naiknya Suhu Udara di Kabupaten Kuningan"