Loading...

Mayat Pria yang Digorok Disimpan di RSUD 45, Rombongan Dari Bandung Sudah Ada di Kuningan

   

                             

KUNINGAN (OKE)- Mayat Mrs X yang ditemukan di mobil mini bus merk Ford Everest warna merah di  Blok Saruy Cikansas  Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, pada Kamis (4/4/2024) malam langsung dievakuasi ke RSUD 45 Kuningan.

Jenazah pria muda itu tiba di kamar jenazah pukul 00.00 WIB. Jenazah diangkut menggunakan mobil ambulan milik RPMK yang dikemudikan Asep Bayu. Seperti diketahui kondisi pria di dalam mobil berlumuran darah di bagian leher karena digorok menggunakan sajam.

"Mayat tiba di RSUD 45 tengah malam menggunakan mobil ambulan dan saya yang mengemudikannya," ujar Asep Bayu Relawan dari RPMK, Jumat (5/4/2024)  pagi.

Diterangkan, keluarga korban sendiri sudah ke RSUD 45 untuk melihat jenazah. Setelah itu mereka langsung ke Polres Kuningan. Mengenai apakah korban sama identitasnya dengan yang yang di data SIM, tidak diketahui.

"Ketika rombongan dari Bandung ke RSUD saya lagi di Kantor Damkar sehingga tidak mengetahui apakah SIM itu milik korban," jelasnya. 

Sebelumnya Kades Jatimulya Didi Ahmadi menyebutkan, proses Olah TKP di wilayahnya beres Jumat (5/4/2024) dini hari  pukul 02.00 WIB.  Mobil dibawa ke Mapolres Kuningan.    

Seperti diketahui mayat  Mrs X dengan luka di leher ditemukan di Blok Saruy Cikansas  Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, pada Kamis (4/4/2024) malam. Pihak desa langsung ke TKP usai ada laporan dari warga.

Mobil sendiri menepi sejak pukul 10.00 WIB, karena hingga malam mobil tersebut ada di TKP warga curiga sehingga lapor ke pihak desa.  Awalnya warga sendiri tidak leluasa melihat korban di dalam mobil karena kaca mobil sangat gelap. 

Baru setelah ada lampu penerang  warga bisa melihat kondisi di dalam mobil. Mereka beteriak histeris karena korban sudah meninggal dengan kondisi leher tergorok dan tengah terduduk di jok supir atau kemudi.

"Beres evakuasi pukul 02.00 WIB, korban sudah dievakuasi, begitu juga kendaraan dibawa ke Mapolres Kuningan," ujar Kades Jatimulya Ahmad Jayadi, Jumat (5/4/2024).

Sementara itu, pasca oleh TKP oleh pihak berwajib ditemukan sebuah SIM A atas nama Reffian Gani dengan alamat RT 03/09 Sumur Bandung tempat tanggal lahir  Bandung 24/01/1995 dengan pekerjaan wiraswasta.

Meski ditemukan SIM di dalam mobil belum dipastikan apa milik korban atau bukan. Namun, yang pasti jenis klamin korban adalah pria. Dari foto yang beredar luas korban menggunakan celana dan kemeja coklat serta jaket.

Posisi korban sendiri di jok kemudi dengan posisi sedikit ke belakang. Darah sendiri berceceran di jok. Sedangkan pakian korban juga berlumuran darah. Namun terlihat sudah mengering.

"Begitu SIM ada di TKP, kami sebar ke grup perangkat desa di Jabar. Alhamadulillah ada respons," ujar Ketua Kasi Pem Kuningan Sugandi alias Muslimat.

Sementara Asep Bayu Relawan RPMK yang ada di TKP hingga kelar mengaku, komunikasi dengan keluarga pemilik SIM sudah tersambung. Mereka tengah diperjalanan menuju Kuningan.

"Sudah terhubung dengan pihak keluarga dari Bandung dan kini tengah merapat ke  Kuningan," ujar Asep Bayu.

Sekedar informasi pasca ditemukan mayat di dalam mobil mini bus warna merah  dengan nopol B 1624 UME di Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, pada Kamis (4/4/2024) malam warga setempat membludak di dekat TKP.

Pasca ditemukan mayat di dalam mobil mini bus warna merah  dengan nopol B 1624 UME di Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, pada Kamis (4/4/2024) malam warga setempat membludak di dekat TKP.

Warga penasaran dengan penemuan dengan penemuan mayat terlebih kondisinya sangat tragis dimana lehernya nyaris putus karena digorok. Sedangkan lokasi persis TKP adalah di Blok Saruy Cikancas Desa Jatimulya. 


"Saat ini mayar sudah dievakuasi ke ambulan pihak kepolisian masih terus bekerja mencari BB dan juga olah TKP," ujar Asep Bayu Relawan RPMK yang ada di TKP.
 
Diterangkan, warga sendiri memang membludak karena penasaran, tapi situasi aman karena bukan hanya polisi yang turun, tapi Linmas pun ikut hadir di TKP agar warga tidak mengganggu proses evakuasi.

"Untuk korban memang seorang lelaki. Namu, indentitas belum diketahui karena masih dilakukan pemeriksaan sidik jari. Memang ditemukan dengan kondisi leher tergorok," ujar Asep lagi.

Wartawan sendiri hingga berita ditulis belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak berwajib karena saat ini fokus di TKP, baik itu mengindentifikasi mayat dan juga olah TKP. Namun, yang pasti situasi di TKP aman.

Sekadar informasi Grup whatsapp di Kabupaten Kuningan dihebohkan dengan penemuan mobil mini bus warna merah marun dengan nopol B 1624 UME di Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu atau tepatnya di Blok Cikancas.

Mobil tersebut sudah berada di TKP sejak Kamis (4/4/2024) pukul 10.00 WIB dan oleh warga baru dilaporkan kepada Kepala Desa Jatimulya Ahmad Jayadi alias Didi Ajay usai sholat tarawih.

Setelah dilakukan pengecek ternyata benar ada orang di dalam mobil tersebut dan yang bikin geger warga dan perangkat desa korban sudah dalam keadaan meninggal dengan leher tergorok. 

Oleh kades penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak berapa lama petugas kepolisian pun datang ke TKP.

"Iya benar ada mayat didalam mobil dengan kondisi leher tergorok. Warga melihat ada mobil menepi sejak jam 10 pagi dan kami cek usai tarawih karena mencurigakan. Dan benar saja ada mayat di dalamnya," ujarnya Didi Ajay.

Saat ini kasus ini sudah ditangani oleh Inafis Polres Kuningan dan kondisi di TKP banyak orang. Mobil mini bus ini nopolnya adalah B alias Jakarta.

Sementara itu, dari beberapa video yang beredar warga sempat mendekat dan melihat dari luar dengan lampu senter. Ketika melihat kondisi di dalam mobil warga menjerit karena melihat korban dengan luka dileher.(Rdk/foto Asep Bayu relawan RMPK) 


Posting Komentar untuk "Mayat Pria yang Digorok Disimpan di RSUD 45, Rombongan Dari Bandung Sudah Ada di Kuningan "