Loading...

123 Guru Penggerak Angkatan 8 Dikukuhkan

KUNINGAN (OKE)- Pj Bupati Kuningan Iip Hidajat MPd mengukuhkan 123 guru penggerak angkatan 8. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan yang ada di Kabupaten Kuningan pada Sabtu (20/1/2024) di di Aula SMKN 1 Kuningan.

Adapun ke 123 guru penggerak yang dinyatakan lulus adalah TK 10 guru, SD 55 orang, SMP 32, SMA 13 dan SMK 13.  Guru penggerak sendiri adalah pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. 

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama sembilan bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.” Tutupnya

Program ini  merupakan program pemerintaha melalui Kemendikbud Ristek dan juga hasil kolaborasi antara Disdikbud Kuningan serta Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Propinsi Jabar. 

Selain Pj Bupati Kuningan, hadir juga Kadisdikbud Kuningan U Kusmana MSi, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Susi Widyawati Hidajat, Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat Mohamad Hartono, SH., M.ED.

Kemudian, Kepala Bidang GTK Disdikbud Pipin  Mansur Aripin MPd yang sekaligus sebagai penanggung jawab Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Kabupaten Kuningan , Perwakilan Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah X Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Selanjutnya, Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Dewan Pendidikan Kabupaten Kuningan, Ketua Forum Korwil bidang pendidikan, Ketua MKKS SMP, SMA/SMK, Ketua Forum MKKS SD dan Kepala SMK Negeri 1 Kuningan, dan undangan lainnya.

"Program pendidikan guru penggerak merupakan langkah strategis dari Mendikbud-Restik untuk mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya program pendidikan guru penggerak adalah program pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran.

Hal ini agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya yang dapat mewujudkan merdeka belajar peserta didik, dan mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif, dan proaktif juga menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila.

“Saya ucapkan selamat kepada guru penggerak yang dikukuhkan dan saya mengapresiasi segala upaya dari semua pihak yang telah bekerja keras untuk merancang dan melaksanakan program ini. tidak kalah pentingnya, peran dari rekan-rekan guru yang menjadi pionir dalam mengikuti program ini," sebutnya. 

Lanjut Iip Hidajat berharap dengan program ini dapat melahirkan lebih banyak guru penggerak yang akan membantu membentuk generasi yang berintegritas, cerdas, dan kreatif. 

Guru-guru penggerak ini kata dia, akan menjadi teladan bagi rekan-rekan mereka dan akan berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya para guru penggerak adalah agen perubahan yang akan membawa angin segar dalam dunia pendidikan di kabupaten kuningan. semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sangatlah penting, dan itulah yang menjadi semangat dari program pendidikan guru penggerak.

“Setelah pengukuhan ini, sejalan dengan motto guru penggerak tergerak, bergerak, dan menggerakan. Semoga bapak ibu guruh dapat mendukung program kuningan menuju kabupaten pendidikan pada tahun 2025," ucapnya.

Acara pengukuhan ditandai dengan penyematan selendang oleh Pj Bupati kuningan dengan Kepala BVMBGP bagi peserta yang menandai sahnya tenaga pendidik tersebut menjadi Guru Penggerak, dan disaksikan oleh para undangan.

Posting Komentar untuk "123 Guru Penggerak Angkatan 8 Dikukuhkan"