KUNINGAN OKE- Berbagai cara dilakukan oleh pengedar narkoba di agar barangnya haram bisa sampai ke tangan "konsumen" yang ada di Lapas Kelas IIA Kuningan. Terbaru mereka menggunakan media layangan yang disangkutkan di branggang lapas.
Baranggang lapas adalah area steril atau zona penyangga atau ruang terbuka yang berada di antara tembok dalam dan tembok luar Lapas. Untungnya aksi ini diketahui oleh petugas Pos I yang melaksanakan tugas penjagaan di area branggang blok atas.
Kala itu petugas melihat layangan putus yang tersangkut di kawat duri tembok branggang lapas. Insiden terjadi pada Senin (15/6/2026).
Menurut Kalapas Kuningan Sukarno Ali, peristiwa terjadi pada pukul 16.209 WIB. Peteugas langsung melakukan dokumentasi dan melaporkan kepada komandan regu pengamanan.
Setelah itu dilakukan pemeriksaan oleh Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Ternyata ditemukan dua paket narkotika jenis sabu yang disematkamn pada layangan menggunakan plastik dan lakban hitam.
"Kami langsung berkoordinasi dengan Sat Resnakoba Polres Kuningan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti sudah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian," ujar Sukarno Ali.
Diterangkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kejelian dan respon cepat petugas dalam menjalankan tugas pengamanan. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa pengawasan di Lapas berjalan optimal.
Pihaknya kata Ali akan terus memperkuat komitmen dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta mewujudkan zero halinar di Lapas.
"Kami tidak akan memberikan celah sekecil apa pun terhadap peredaran narkoba di lapas. Pengawasan diteksi dini, dan senergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat demi wujudkan lapas aman, tertib, bersih nakorba," pungkasnya.
Sekadar informasi, pada tahun 2023 pernah ada bungkus plastik hitam yang diduga berisi narkoba di lemparkan dari luar lapas ke dalam. Terduga pelaku sendiri berhasil kabur. .(azam/foto lapas kuningan)

Posting Komentar untuk "Edan, Layangan pun Dijadikan Media Untuk Menyelundupkan Narkoba ke Lapas Kuningan"