Loading...

Resmi! Stadion Mashud Wisnusaputra Hanya Digunakan untuk Pertandingan, Ini Harga Sewanya

KUNINGAN (OKE)- Setelah pengelolaan Stadion Mashud Wisnusaputra diserahkan ke Disporapar Kuningan, akhirnya stadion kebanggan warga Kuningan itu tidak bisa digunakan untuk latihan.

Keputusan ini diambil usai dilakukan pertemuan antar KONI, Askab, dan para klub yang ada di Kabupaten Kuningan yang terdaftar di Askab Kuningan. Adapun yang hadir adalah 19 tamu undangan.

Mereka adalah Ketua Askab, Ketua KONI, Ketua PS Pluto, Ketua KNPI SKL Sindang, Ketua PS Gesit.Lalu,Ketua PS GAM, Ketua PS Kijang Mas, Ketua PS Andeska, Ketua PS Turangga Sakti, Ketua PS Cipta Karya.

Kemudian, Ketua PS Duta Hadir, Ketua PS Inter Perdana, Ketua PS PAM Tirta Kamuning, Ketua PS Pemda, Ketua PS Sikap Awirarangan. Adapun sisanya Ketua PS STKIP Muhamadiyah, Ketua PS Easga, Ketua PS Pesik Kuningan, Ketua PS Gemilang Raya.

Dalam pertemuan itu hadir Sekretaris Diporapar Kuningan Mama Abdul Shomad, beserta Kabid dan para kasi. Pada undangan pun hadir.

"Iya seperti itu hasilnya, yakni lapangan tidak bisa digunakan untuk latihan tapi untuk pertandingan saja. Setiap klub di Kuningan boleh menyewa dengan harga yang sudah ditentukan," jelas mantan Kabid di Bappenda Kuningan itu.

Sementara itu, Ade Anang yang dipercaya untuk mengelola Stadion Mashud Wisnusaputra menyebutkan, langkah ini diambil agar stadion tidak rusak dan tidak ada kecemburuan dari pihak lain karena ada anggapan stadion dimiliki oleh satu pihak saja.

"Kami sudah studi banding dan memang stadion seperti Mashud hanya digunakan untuk pertandingan saja. Sedangkan untuk latihan kami akan merekomendasikan stadion lain yang masih milik Pemkab Kuningan seperti Ciporang dan banyak lagi," tandasnya.

Mengenai sewa stadion sesuai aturan yang ditetapkan adalah Rp350 ribu/pertandingan. Apabila bermain di malam hari harganya naik dua kali lipat karena harus ada BBM yang digunakan dan tidak bisa menggunakan solar.

Sementara itu bagi yang ingin menyewa secara full seharian dibandrol Rp3,5 juta. Harga yang ditetapkan memang hasil musyawarah dan dibanding ditempat lain harganya sangat murah.

"Nanti kami akan benahi WC dan sarana lain agar yang menyewa betah. Bahkan kedepannya pun warga yang akan berolahraga di sekitar stadion bakal dikenakan tiket yang besarannya Rp2.000," ujar Anang lagi.

Pria yang dikenal sebagai pelatih atletik ini berharap semua pihak mendukung  keputusan ini karena demi kebaikan dan yang terpenting bisa memberikan kontribusi kepada daerah melalui PAD.

Sekadar informasi, sebelum ada aturan jelas seperti ini pemasukan PAD dari sewa hanya dari Pesik Kuningan saja. Selebihnya tidak jelas sehingga hal ini sempat menjadi perbincangan hangat dikalangan pecinta bola di kota kuda.(rdk)


Posting Komentar untuk "Resmi! Stadion Mashud Wisnusaputra Hanya Digunakan untuk Pertandingan, Ini Harga Sewanya "