Loading...

Sebelum KKN di Enam Kabupaten, 1.187 Mahasiswa Uniku Diberi Pembekalan

KUNINGAN OKE- Universitas Kuningan (UNIKU) menggelar kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I, Rabu (24/06/2026). 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., serta dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Toto Supartono., S.Hut., M.Si, Wakil Rektor II Dr. Entin Jumantini, M.Pd., dan Wakil Rektor IV Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., para Dekan Fakultas, serta Direktur Sekolah Pascasarjana di lingkungan Universitas Kuningan.

Dalam laporannya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Ilham Adhiya, M.Si., menyampaikan bahwa KKN Tahun 2026 ini sebanyak 1.187 mahasiswa akan mengikuti program KKN, yang terdiri atas 1.097 mahasiswa reguler, 88 mahasiswa karyawan, serta 20 mahasiswa peserta program magang luar negeri di Taiwan dan Jepang.

“Jumlah tersebut terbagi ke dalam 60 kelompok KKN. Selain itu, terdapat KKN kolaboratif yang melibatkan 100 mahasiswa dari enam perguruan tinggi, termasuk Universitas Kuningan, yang terbagi ke dalam lima kelompok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa lokasi KKN tahun ini tersebar di enam kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan, Ciamis, Majalengka, Cirebon, Brebes, dan Indramayu yang mencakup 60 desa.

“Seluruh desa lokasi KKN telah kami survei sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa akan mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan sampah organik dan non-organik serta pemberdayaan masyarakat yang menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan. Sementara pembekalan lanjutan akan dilaksanakan di masing-masing fakultas sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Menurutnya, pelepasan peserta KKN reguler dijadwalkan pada 13 Juli 2026 dan akan berakhir pada 15 Agustus 2026. Adapun KKN kolaboratif direncanakan berlangsung mulai 16 Juli hingga 14 Agustus 2026.

“Khusus KKN kolaboratif, kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan direncanakan dilaksanakan di lima desa yang berada di Kecamatan Garawangi,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menegaskan bahwa tema KKN yang diusung memiliki makna mendalam karena masyarakat merupakan laboratorium kehidupan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.

“Masyarakat adalah laboratorium kehidupan bagi mahasiswa. Apa yang telah dipelajari di kelas harus dapat diaplikasikan secara nyata untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang saat ini menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan menghadapi tantangan terkait kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang semakin penuh sehingga diperlukan edukasi dan inovasi dalam pengelolaan sampah.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa-desa yang masih menghadapi berbagai kendala.

“Mahasiswa dapat mendampingi UMKM mulai dari pengembangan produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Desa membutuhkan karya-karya inovatif dari mahasiswa yang memberikan manfaat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rektor Anna juga menyoroti potensi sektor pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kuningan. Menurutnya, mahasiswa dapat turut berperan dalam memberikan edukasi dan literasi terkait pengembangan pariwisata sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, lingkungan, maupun pendidikan.

Menutup sambutannya, Rektor Anna berpesan kepada seluruh peserta KKN agar selalu menjaga nama baik almamater serta mengedepankan sikap rendah hati saat berada di tengah masyarakat.

“Datanglah ke desa dengan hati yang rendah dan penuh empati. Belajarlah dari masyarakat. Di sana kalian akan diuji kepemimpinan, empati, solidaritas, dan kemampuan bekerja sama. Junjung tinggi nama Universitas Kuningan, serta jaga etika, disiplin, dan integritas selama melaksanakan KKN,” pesannya. (rls)

Posting Komentar untuk "Sebelum KKN di Enam Kabupaten, 1.187 Mahasiswa Uniku Diberi Pembekalan"