Loading...

Video Tabrakan di Winduhaji Viral di Medsos, Ini Kondisi Terbaru Para Korban

 

KUNINGAN (OKE)- Insiden tabrakan yang melibatkan sebuah mobil dan motor Jalan Raya Winduhaji dekat dengan Toko Bangunan Alido viral di medsos. Dari video hasil rekaman CCTV toko, terlihat mobil mini bus yang belakangan diketahui Toyota Avanza Nopol E 1882 BI tiba-tiba hilang kendali dan masuk ke lajur yang salah.

Dari arah berlawanan muncul motor dan tabrakan pun tidak terelakan. Dalam video sangat jelas penumpang terpental dan sempat terlindas oleh kendaraan lain. Insiden ini ternyata terjadi pada pagi hari Jumat sekitar pukul 07.40 WIB.

Banyak yang mengira  bahwa penumpang atau pengemudi motor mengalami luka serius dan parah. Dari kabar terbaru yang kuninganoke.com peroleh ternyata korban tidak ada yang sampai meninggal.

Mereka hanya mengalami luka  baik penumpang maupun pengemudi. Untuk pengemudi Honda Bear Nopol E 2901 ZG bernama Yayan (50) warga Desa Karangtawang Kecamatan Kuningan.

Ia hanya mengalami luka lecet di kedua kaki, robek jari tangah kanan dan dahi serta memar. Sedangkan penumpangnya mengalami luka sebelah kiri dan memar.

Sementara pengemudi mobil Avanza bernama Jajang (41) warga Desa Kramatmulya Kecamatan Ciawigebang mengalami sakit leher dan lecet dibagian bibir. Ketiga korban di bawa ke RSUD 45 Kuiningan untuk dirawat.

"Untuk pengemudi Toyota Kijang yang bernama Mamat (48) warga Desa Kramatwangi Kecamatan Garawangi tidak mengalami luka," ujar Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Sigit Suhartono melalui Kanit Gakkum Polres Kuningan Iptu Sri Martini.


Mengenai penyebab kecelakaan kata Sigit, mobil Avanza melaku dari Garawangi menuju Kuningan, -namun tiba-tiba di TKP hilang kendali dan masuk ka jalur yang salah. Dari arah berlawanan muncul motor dan terjadilah tabrakan. 

Pasca menabrak motor, mini bus juga menabrak mobil Kijang Nopol E 1178 AS yang berada di belakang motor. Kasus ini masih ditangani oleh pihak Satlantas Polres Kuningan.(rdk)

Posting Komentar untuk "Video Tabrakan di Winduhaji Viral di Medsos, Ini Kondisi Terbaru Para Korban"