Loading...

Derita Dede Korban Kebakaran, Rugi Rp135 juta, Alami Luka Bakar 20 Persen

 


KUNINGAN (OKE)- Tidak ada yang sesedih Dede Nurhaedi (41). Sudah  tempat usahanya berupa bengkel  di Jalan H Yusuf Dusun 2 Pahing Rt 006/003 Desa/Kecamatan  Japara  terbakar,  ia juga mengalam luka bakar 20 persen dibagian kakinya.

Insiden kebakaran terjadi pada  Sabtu (11/5/2024) 17.50 WIB.  Bermula dari pemilik bengkel Dede Nurhaedi (41) yang menambal ban karena akan mengantar anaknya mengaji ke masjid. 

Kala itu  ia menyenggol botol bensin eceran yang biasa ia jual. Cipratan bensin menyambar api dan langsung api berkobar besar membakar tempat usahanya. Korban pun langsung lari ke bagian dalam bangunan untuk menyelamatkan istri, 2 anak dan kedua orang tua melalui pintu samping.

Menurut Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga , korban mengalami luka bakar 20 persen pada betis kaki kiri. Korban sendiri langsung mendapatkan perawatan di klinik Huara Medika Desa Japara Kecamatan.

Korban sendiri ketika ditemui petugas Damkar terlihat shock karena tempat usaha ludes terbakar. Ia tidak menyangka akan mengalami musibah seperti ini.

"Tempat usaha ludes terbakar, tapi Allhamdulillah anak, istri dengan keluarga selamat," ujar Dede sambil menangis. 

Sekadar informasi, kebakaran yang terjadi di Desa/Kecamatan Japara pada pukul 17.50 WIB, ternyata bermula dari pemilik bengkel Dede Nurhaedi (41) yang menambal ban. Pada saat itu tanpa sengaja ia menyenggol botol bensin eceran yang biasa ia jual.

Cipratan bensin menyambar api dan langsung api berkobar besar membakar tempat usahanya. Korban pun langsung lari ke bagian dalam bangunan untuk menyelamatkan istri, 2 anak dan kedua orang tua melalui pintu samping.

Korban sendiri langsung berteriak meminta pertolongan kepada  warga sekitar dan tidak lama berselang petugas Damkar Kuningan tiba di lokasi pada pukul 18.25 WIB.

Tanpa menunggu lama 2 unit mobil langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan api pun berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam atau dari pukul 18.25-19.25 WIB. 

Pada proses ini Damkar dibantu oleh berbagai pihak, Kapolsek Jalaksana, Anggota DPRD Kuningan Toto Suharto. Lalu, Camat Japara Iman, Kades Japara Uu, Babinsa dan Satpol PP  masjid. Namun

Menurut Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Agra Kusuma, untuk memadamkan api pihaknya menghabiskan 14 ribu liter air. Dari insiden ini korban harus menderita kerugian Rp 135.020.000.


Diterangkan bangunan yang terbakar adalah bangunan semi p permanen yang difungsikan sebagai begkel dan rumah tinggal dengan luas ± 9 M X 11 M = 99 M². Sedangkan pemiliknya adalah Misna Mulyadi (70) dan Acih (57) yang disewakan kepada Dede Nurheadi.

"Jadi kebakaran itu berawal dari Pak Dedi yang akan mengantarkan anaknya ke mengaji ke masjid. Namun melihat ban motor kempes, ia lalu menambalnya dan pada saat itu botol bensin eceran tersenggol dan cipratan bensin menyambar api," ujar Andri lagi.
 

Diterangkan, melihat ada kebakaran di wilayahnya Ibu Umi (40) menelpon Damkar ke nomor 0232 8711113 dan 081322698881. Dengan adanya laporan yang cepat pihaknya bisa mengantisipasi kerugian yang diderita korban dan juga warga sekitar.

Mengenai jumlah kerugian lanjutnya adalah untuk luas bangunan = 99 M2 X Rp1,2 juta= Rp118.800.000. Lalu, kerugikan akibat barang terbakar adalah Rp16,2 juta.

Adapun barang yang terbakar adalah 1 unit show case,3 unit Etalase,1 set alat tambal ban,1 unit sepeda Ontel. Lalu,1 unit sepeda motor, 13 tabung gas 3 kg, 1 tabung gas 8 kg,1 unit kompresor, 1 unit lemari kayu, 1 set alat makan,1 set alat kompor dan alat masak, 1 set pakaian

Sementara, itu dari keterangan Kasi Pem Japara Oo Suntoro , pada saat kejadian dirinya tengah melintas dan melihat ada kepulan asap dan kobaran api dari bangunan bengkel.

"Saya bersama warga langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menunggu petugas Damkar tiba," ujarnya.(rdk)




Posting Komentar untuk "Derita Dede Korban Kebakaran, Rugi Rp135 juta, Alami Luka Bakar 20 Persen "