Loading...

Kebobrokan Seleksi PPK Terus Diungkap, Ada Peserta Diloloskan 10 Besar Tanpa Ikut Tahapan Wawancara

 



KUNINGAN (OKE)- Setelah Nunung Khasanah angkat bicara mengenai dugaan kecurangan dalam seleksi Anggota PPK untuk Pilgub Jabar dan Pilbup Kuningan 2024. Kini giliran Irsyad yang angkat bicara.

Aktivis mahasiswa yang rajin bersua membela kebenaran itu mengungkapkan temuan baru yakni ada peserta yang diloloskan masuk ke 10 besar  oleh pihak KPU Kuningan. Padahal, peserta itu tidak mengikuti tahapan wawancara.

"Sungguh ironi, sebuah tindakan yang menodai proses tahapan yang diterapkan sedemikian rupa seakan hancur lebur karena ulah dan tingkah polah komisioner KPU yang acuh terhadap ketetapan dan aturan yang berlaku," jelasnya.

Apakah memang semudah itu untuk merubah aturan? Menyepelekan asas yang kata nya Jurdil dan Luber ? Menurtunya,  Ketua KPU Kabupaten Kuningan dan seluruh jajarannya telah mengkhianati kepercayaan publik. 

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat yang seharusnya mendapatkan perlakuan yang adil dan bebas dari kecurangan, justru disuguhi dengan pemandangan yang hina ini. Tindakan ini tidak hanya mencoreng nama baik KPU Kabupaten Kuningan, tetapi juga mengancam kredibilitas penyelenggaraan pemilu secara keseluruhan.

"Dalam situasi seperti ini, penting bagi pihak berwenang untuk melakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan, dalam hal ini kami mendesak DKPP untuk menyelidiki kasus ini," tandasnya.

Masih kata Irsad,  Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Budi Hartono harus memberikan penjelasan yang memadai mengenai hasil dari tahapan seleksi tersebut yang seolah adanya tendensi terhadap peserta seleksi PPK tertentu.

"Apakah ini semata demi meloloskan hasrat birahi sebuah kepentingan politik ? Tanpa penjelasan yang jelas dan bukti yang kuat, publik akan terus dibayangi oleh kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap integritas KPU. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama," sebutnya.

Tidak cukup hanya dengan penyelidikan internal, Ketua KPU Kabupaten Kuningan harus segera diberhentikan dari jabatannya untuk memastikan proses investigasi berjalan tanpa hambatan. 

"Segeralah mawas diri para pelacur demokrasi! Jangan malah tunggang langgang dan menganggap semua nya baik baik saja, sedangkan fakta di lapangan banyak bermunculan keanehan-keanehan yang menggambarkan seleksi hanya jadi formalitas belaka, bahkan parahnya lagi    beredar daftar hadir pertemuan calon PPK satu hari sebelum pengunmuman yang ternyata isi nama nama dari daftar hadir tersebut semuanya masuk sebagai PPK terpilih, " sungguh ironis ujar Irsad lagi.

Sementara itu, Asep warga Kuningan yang mengamati masalah ini menyampaikan, saudaranya gagal lolos akibat dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak panitia. Sebab, secara kinerja bagus.

"Betul, Ada yang ngga ikut tes wawancara tiba-tiba masuk 10 besar. Seharusnya gugur. Walaupun rangking 9 atau 10. Kenapa tidak ngambil dari yang lain yang ikut tes wawancara. Rekrutmen kali ini betul-betul atas suka dan tidak suka.," ucapnya.

Terpisah, hingga saat ini Ketua KPU Kuningan Asep Budi Hartono belum  memberikan jawaban terkait pertanyaan yang dilayangkan oleh kuninganoke.com.(rdk)

Posting Komentar untuk "Kebobrokan Seleksi PPK Terus Diungkap, Ada Peserta Diloloskan 10 Besar Tanpa Ikut Tahapan Wawancara"