Loading...

Nenek Karti Cetak Sejarah, Jadi Warga Cilimusari Pertama yang Akan Melaksanakan Ibadah Haji

KUNINGAN (OKE)- Setiap keberangkatan calon jemaah haji ke tanah suci selalu ada cerita menarik. Begitu juga dengan tahun 2024. Salah satu kisah yang menarik adalah Nenek Karti yang berusia 72 tahun.

Warga Desa Cilimusari Kecamatan Cilebak ini akan tercatat dalam sejarah sebagai orang pertama dari desa tersebut yang berangkat ke tanah suci. Perjuangan Nenek Karti ini tidak mudah karena ia harus berjuang dari tahun 2013 dengan cara menabung.

Nenek Karti bukan berasal dari orang kaya, tapi ia merupakan seorang petani dan uang yang ia tabung berasal dari dari usaha ternak sapi. Ia tidak menggunakan jasa orang lain untuk mengurus sapi, namun ia yang terjun sendiri.

Setiap hari Nenek Karti menyabit rumput dan rasa lelah ia hiraukan karena ingin melihat kabah dari dekat. Perjuangan selama 11 tahun akhirnya terwujud dimana ia masuk kuota calhaj yang akan berangkat pada tahun ini.

"Ibu Karti ini luar biasa dalam mencapai cita-cita. Beliau menabung dari tahun 2013. Keinginan kuat untuk ibadah haji terpatri di dalam hatinya," ujar Apin (60) warga setempat, Jumat (105/2024) pada saat menghadiri   Walimatus Safar , pada Kamis (9/5/2024).

Apin membenarkan, kalau Nenek Karti akan menjadi orang pertama di desa yang akan berangkat haji ke tanah suci. Ini juga akan menjadi motivasi bagi warga lain di desanya.

"Beliau itu menyabit rumput sendiri, terus bertani juga sendiri. Benar-benar luar biasa. Meski sibuk namun dalam kegiataan keagamaan selalu meluangkan," ujar Apin yang mengaku sebagai keponakan Nenek Karti itu.

Nenek Karti juga kata Apin selalu rajin puasa Senin Kamis sehingga bagi warga Desa Cilimusari kegigihan dan juga selalu patuh melaksanakan ibadah membuatnya dimudahkan oleh Allah.

Pada kesempatan itu, Apin juga bercerita saudaranya itu, merupakan pekerja keras yang menghantarkan tiga anaknya sukses dikuliahkan. Dari tiga anakanya itu ada yang menjadi guru di SMPN 2 Ciwaru, wirausaha dan juga peternak sapi.

Bahkan sosoknya yang dirindukan, Apin mengatakan, tampak pada pelaksanaan acara ini melibatkan 1 mahasiswa dan 2 mahasiswi yang rela membantu, dimana sebelumnya mereka pernah melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di desa pada Bulan Ramadhan kemarin dan tinggal di rumahnya.

Sementara itu, Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar MSi yang ikut hadir memberikan apresiasi kepada Ibu Karti (72) sebagai warga pertama yang akan melaksanakan ibadah haji dari Desa Cilimusari, Kecamatan Cilebak. Hal itu diutarakannya ketika menghadiri Walimatus Safar, pada Kamis 9 Mei 2024.

"Kegigihan Ibu Karti untuk berangkat ke tanah suci menjadi pembelajaran buat kita. Doa terbaik untuk Ibu Karti dan seluruh calon jemaah haji dari Kabupaten Kuningan yang akan memenuhi panggilan ilahi ke tanah suci," ujarnya.

Ia berdoa semoga diberikan kesehatan dan keselamatan serta kekuatan selalu mengiringi setiap langkah, sehingga bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji nantinya, dan kembali lagi ke Kuningan.

Sementara itu, dalam Tausyiahnya KH. Amung Turhamun, Pimpinan Ponpes At-Thohiriyah Darmaloka menuturkan, panggilan haji merupakan bentuk karunia murni dari Allah SWT . Agar ibadah haji yang dilakukan bisa paripurna, harus benar-benar pasrah kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya pasrah.

“Serahkan keluarga yang ditinggal dan berbagai urusan di rumah kepada Allah SWT karena Dia-lah yang akan menjaganya. Sebagai tamu Allah, maka bergembira dan berbahagialah untuk ini semua,” tandasnya.(rdk)

Posting Komentar untuk "Nenek Karti Cetak Sejarah, Jadi Warga Cilimusari Pertama yang Akan Melaksanakan Ibadah Haji"